Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > DBD Melanda, Dukuh Garen Boyolali Difogging

DBD Melanda, Dukuh Garen Boyolali Difogging

Warga menunggu di luar saat rumahnya difogging, Selasa (25/11). Foto Metrojateng
Warga menunggu di luar saat rumahnya difogging, Selasa (25/11). Foto Metrojateng

BOYOLALI – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) melanda Dukuh Garen, Desa Gombang, Kecamatan Sawit, Boyolali. Ada lima warga di wilayah tersebut yang terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu. Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali melalui Puskesmas setempat melakukan fogging, Selasa (25/11).

Dalam dua bulan terakhir, terdapat lima warga yang terkena penyakit DBD. Warga pun kemudian meminta pihak pemerintah desa melakukan pengasapan. Mereka khawatir bila tidak dilakukan fogging, jumlah penderita DBD bisa bertambah. Dari pemerintah desa kemudian dilaporkan ke Puskesmas Sawit.

“Iya kami meminta dilakukan fogging. Kita takut soalnya ada lima warga yang terkena penyakit DBD. Kami minta dilakukan fogging supaya aman dan bisa tidur nyenyak,” kata Sriyanti, warga setempat kepada wartawan.

Dia menuturkan, anaknya juga sempat panas. Namun setelah diperiksakan ke dokter, negatif DBD.

Kadus III Dukuh Garen, Desa Gombang, Sri Zaeni, berharap fogging ini bisa mengurangi jumlah nyamuk penyebab DBD, yang dua bulan terakhir meresahkan warga. “Ada lima warga yang kena DBD,” jelasnya.

Fogging dilaksanakan di wilayah RT 05 dan 06. Pasalnya, kasusnya banyak terjadi di wilayah tersebut.

Sementara itu jumlah kasus DBD di Kabupaten Boyolali dari bulan Januari-November 2014 mencapai 286 kasus. Sebanyak 11 penderita meninggal dunia. Kasus penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Selama tahun 2013, terdapat 282 kasus dan 7 orang meninggal. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

SEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat pesanan sewa puluhan …

Silakan Berkomentar