Home > JATENG RAYA > Dapat Tunjangan, Anggota Dewan Diminta Kembalikan Mobil Pinjaman

Dapat Tunjangan, Anggota Dewan Diminta Kembalikan Mobil Pinjaman

SEMARANG – Munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomer 18 Tahun 2017 yang mengatur tunjangan transportasi anggota dewan, membuat konsekuensi anggota dewan harus mengembalikan mobil milik pemerintah yang dipinjam pakai. Di DPRD Kota Semarang diketahui hampir separo dari 46 anggota dewannya meminjam mobil tersebut.
Pengembalian mobil yang dipinjam pakai tersebut, menunggu peraturan turunan dari PP yang saat ini tinggal menunggu peraturan wali kota (perwal) jadi. Perwal nanti sebagai petunjuk teknis pelaksanan pemberian tunjangan transportasi bagi para anggota dewan.
“Setelah munculnya PP 18/2017 tentunya harus ada peraturan turunan berupa peraturan daerah (perda) yang sudah dibahas dirumuskan bersama dan sudah dievaluasi gubernur, dan sekarang prosesnya sudah sampai perwal tentang petunjuk teknis pelaksanaan perda,” kata Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, Rabu (13/9).
Supriyadi menegaskan, dengan adanya PP ini para anggota dewan yang meminjam mobil milik pemerintah memang harus dikembalikan. Sebab mereka akan menerima tunjangan transportasi. Adapun pimpinan dewan yang berjumlah 4 orang sudah mendapatkan mobil dinas sehingga tidak akan menerima tunjangan.
Besaran tunjangan transportasi anggota dewan, akan diatur dalam perwal yang harus ditentukan berdasarkan kajian. Dan dengan melakukan survei di antaranya seperti harga sewa kendaraan saat ini. Serta berdasarkan kepatutan, yaitu jika misalnya anggota dewan Provinsi Jateng tunjangannya Rp 9 juta maka anggota dewan kota harus di bawahnya.
“Perwal diperkirakan akhir bulan September selesai, sehingga bulan Oktober tunjangan sudah bisa dibayarkan,” tegas Supriyadi. (duh)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar