Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Dana Logistik PPK Patebon Diduga ‘Ditilep’

Dana Logistik PPK Patebon Diduga ‘Ditilep’

image

KENDAL – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Patebon melakukan protes terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal, terkait belum cairnya dana logistik pada pemilu legislatif (pilleg) April lalu. Mereka mempertanyakan dana logistik yang belum diterima sebesar Rp 44 juta.

“Kami belum tahu siapa yang PPK mana belum menerima, Tapi hampir sebagian besar PPK lain sudah menerima dana logistik tersebut,” kata Ketua PPK Patebon, Misbahul Munir, Senin (15/9).

Ia menjelaskan dana logistik tersebut meliputi kegiatan pengepakan kartu suara, pendistribusian surat suara, kotak suara ke tiap-tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS)  di Kecamatan Patebon.

“Dana tersebut tidak hanya PPK saja, tapi juga melibatkan seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada ditiap TPS. Jadi satu sisi PPS menuntut kepada kami, sedangkan kami juga tidak bisa berbuat apa-apa karena PPK juga belum menerima dana logistik dari KPU,” akunya.

Padahal, lanjut Misbahul, dana logistik dalam proses Pemilu Presiden (Pilpres) sudah diterima. Selain dana logistik, honor untuk PPK dan PPS di Patebon untuk bulan Juli juga belum diterima. “Kalau honor, memang kami belum melengkapi  surat laporan pertanggungjawaban (LPj). Tapi besok kami akan ajukan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Kendal, Wahidin Said mengatakan jika pihaknya baru mengetahui kalau PPK Patebon yang belum menerima  dana logistik sebesar RP 44 juta. “Sebab dari laporan yang ada baik logistik untuk pileg maupun logistik pilpres semua PPK sudah selesai, jadi tidak ada masalah,” akunya.

Perihal adanya protes dari PPK Patebon yang belum menerima dana logistik Pilpres, pihaknya mengaku akan segera menyelidikinya. Sebab kewenangan laporan dan pencarian dana sepenuhnya ada sekretaris KPU.

“Saya hanya melihat laporan dari sekretaris KPU saja, jadi tidak bisa mengecek secara detil di tiap-tiap PPK. Persoalan sekarang ada protes kami akan sampaikan kepada sekretaris KPU yang saat ini sudah bertugas sebagai Camat Patebon setelah dilakukan mutasi oleh Bupati Kendal beberapa waktu lalu,” lanjutnya.

Sedangkan honor, sesuai prosedur yang ada memang baru akan diproses setelah ada LPj dari masing-masing PPK. Baru kemudian dana bisa cair dan diterimakan ke masing-masing PPK.

Sejauh ini dari 20 PPK, yang baru menerima honor ada empat PPK. Sementara enam PPK sudah proses pengajuan dan 16 PPK lainnya belum mengajukan LPj. “Yang belum mengajukan LPj ini kami berikan batas waktu hingga besok,” pungkas dia. (MJ-01)

Ini Menarik!

Akhir Pekan, Artis FTV Ini Jajal Turntable E Plaza

Share this on WhatsApp SEMARANG – Akhir pekan kali ini, Entertainment Plaza Semarang akan menghadirkan …

Silakan Berkomentar