Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Car Free Day Dihidupkan Lagi, Jalur Pantura Kendal akan Dialihkan

Car Free Day Dihidupkan Lagi, Jalur Pantura Kendal akan Dialihkan

Ilustrasi
Ilustrasi

KENDAL –  Setelah sempat terhenti, program Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kendal akan kembali dihidupkan. Rencananya, area yang akan dijadikan kawasan bebas kendaraan bermotor adalah depan Kodim 0715/Kendal hingga depan SMPN 2 Kendal.

Asisten Pemerintahan Setda Kendal, Winarno mengatakan kegiatan tersebut rencananya akan digelar minggu pertama setiap bulannya. “CFD yang akan dihidupkan kembali ini merupakan sinergi antara tiga institusi, yakni pemkab Kendal, Polres Kendal dan Kodim 0715. Jadi selama CFD, jalan Soekarno-Hatta mulai dari depan Kodim Kendal hingga SMPN 2 Kendal akan ditutup,” ujarnya.

Untuk menghindari kemacetan, mengingat jalan yang merupakan jalur utama Pantura Kendal, maka nantinya arus lalu lintas akan dialihkan ke Jalan Pemuda. Yakni dengan penyempitan jalan dengan satu lajur untuk kendaraan dari arah barat dan lajur lainnya untuk kendaraan dari arah timur.

“Tapi usai CFD, jalan akan dibuka kembali, arus lalu lintas bisa normal kembali. Untuk itu, kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Polres Kendal, Kodim, maupun Satpol PP melakukan pengamanan CFD,” jelasnya.

Winarno mengatakan, acara CFD atau hari bebas kendaraan, sebelumnya pernah diselenggarakan pada 2012 silam. Tapi tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga pelaksanaan tidak tertata. Hal itu menyebabkan CFD tidak jalan. “Kami ingin kembali menghidupkan kegiatan Car Free Day untuk memberikan ruang bagi warga yang ingin beraktifitas di pagi hari,” tuturnya.

Untuk menarik minat masyarakat, di sepanjang jalan akan diisi berbagai kegiatan menarik. Salah satunya denan melibatkan pengusaha UMKM maupun pedagang makanan dan minuman. “Dengan demikian, CFD bukan hanya menunjang  kesehatan tapi juga mengangkat ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Jika antusias masyarakat tinggi, lanjut Winarno, tidak menutup kemungkinan akan digelar sepekan sekali. Untuk lahan parkir, sudah disiapkan beberapa titik, yakni di Pasar Kendal dan sekitarnya, Masjid Agung dan GOR Bahurekso, Jalan Notomudigdo dan Jalan Habibroyo serta di depan Kantor Kecamatan Kota Kendal hingga depan Mapolres Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Haryyo Sugihartono mengapresiasi rencana penyelenggaraan CFD. Namun, penyelenggaraan CFD menurutnya harus dikonsep dengan baik, agar tidak terjadi penumpukan orang.  Jika hiburan hanya terdapat di alun-alun, tentu masyarakat hanya akan memadati daerah alun-alun saja.

“Jadi jangan sampai dari depan Makodim hingga Masjid Agung terjadi kekosongan, karena penumpukan warga hanya terpusat di alun-alun. Hiburan, pedagang makanan dan minuman serta pedagang lainnya juga harus menyebar,” pesannya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Gempa 6,9 SR Terasa Sampai Semarang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Sejumlah warga Kota Semarang berhamburan keluar rumah setelah gempa …

Silakan Berkomentar