Home > KRIMINAL & HUKUM > Cabuli Anak Tiri, Bapak Ini Didenda Rp 60 Juta

Cabuli Anak Tiri, Bapak Ini Didenda Rp 60 Juta

Daroji (kiri) divonis 14 tahun dan denda Rp 60 juta karena mencabuli anak tirinya. Foto Metrojateng
Daroji (kiri) divonis 14 tahun dan denda Rp 60 juta karena mencabuli anak tirinya. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Perbuatan cabul yang dilakukan terdakwa Daroji terhadap anak tirinya mendapat hukuman setimpal. Pria 44 tahun itu, divonis 14 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Boyolali Senin (15/12). Majelis hakim menyatakan, terdakwa terbukti mencabuli anak tirinya yang masih di bawah umur.

Putusan majelis hakim yang dipimpin Catur Bayu Sulistyo itu sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam persidangkan sebelumnya, JPU menuntut warga Kecamatan Sawit, Boyolali itu hukuman 14 tahun penjara.

Sesauai fakta yang terungkap dalam persidangan, terdakwa dinyatakan terbukti melanggar pasal 81 UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Selain hukum penjara 14 tahun, terdakwa juga dikenai denda Rp 60 juta subsidair satu bulan kurungan.

Hukuman tersebut dijatuhkan lantaran perbuatan terdakwa dirasa sudah kelewat batas. Ia sudah mencabuli anak tirinya dari kelas IV SD hingga kelas 1 SMP. Pertimbangan hakim lainnya adalah agar terdakwa jera dan hal ini menjadi contoh untuk masyarakat lainnya supaya tidak melakukan hal serupa.

“Hal-hal yang memberatkan terdakwa diantaranya perbuatan tersebut merusak masa depan anak dan membuat malu,” kata Catur Bayu Sulistyo membacakan putusan.

Mendengar putusan tersebut, terdakwa hanya tertunduk. Saat ditanya majelis hakim, apakah hendak pikir-pikir? Terdakwa hanya menggelengkan kepalanya. Ditanya lagi, apakah menerima putusan tersebut, dia mengangguk.

Sementara JPU, Hariyanti, juga menyatakan menerima keputusan hakim tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Polres Boyolali menangkap Daroji warga Kecamatan Sawit, Boyolali. Pria 44 tahun tersebut diringkus karena diduga telah mencabuli anak tirinya sendiri berulangkali. Bahkan perbuatan tak senonoh itu dilakukan tersangka selama sekitar tiga tahun. Sejak korban duduk di kelas IV SD hingga kelas I SMP.

Perbuatan bejat itu dilakukan tersangka saat berada di rumah bersama anaknya tersebut. Sedangkan istrinya atau ibu kandung korban sedang bekerja di pabrik. Setelah terbongkar, kasus itu dilaporkan ke Polres Boyolali dan tersangka ditangkap. (MJ-07)

Ini Menarik!

Diamuk Warga, Terduga Perampasan Ini Tuding Korbannya

Share this on WhatsApp  SEMARANG – Ahmad Ridwan (23) dan Yosi Hussein (25) panik ketika …

Silakan Berkomentar