Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Transportasi Umum Buruk, Penjualan Rumah Lesu

Transportasi Umum Buruk, Penjualan Rumah Lesu

Proteksi Expo Semarang digelar di Mal Ciputra 12 hingga 23 Oktober 2017. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
SEMARANG – Pertumbuhan kendaraan yang pesat di Kota Semarang tidak diimbangi dengan penjualan rumah. Padahal dengan meningkatnya jumlah kendaraan, berarti perekonomian masyarakat sedang naik.
Berbagai cara dilakukan para pengembang untuk mendongkrak penjualan hunian, seperti digelarnya Properti Semarang Expo di Mal Ciputra pada 13 hingga 23 Oktober 2017. Namun cara ini bukan satu-satunya yang bisa mendorong penjualan.
“Masyarakat lebih membeli mobil daripada menginvestasikan ke properti. Seharusnya orang lebih memilih membeli rumah daripada mobil. Ini dikarenakan transportasi umum saat ini belum sempurna,” kata Panitia Properti Expo Semarang, Dibya K Hidayat, Kamis (12/11).
Unruk itu, dia berharap pemerintah mengambil peran untuk memperbaiki sistem transportasi yang nyaman. Dengan demikian, masyarakat akan lebih memilih menggunakan kendaraan umum daripada menggunakan kendaraan pribadi yang akan menimbulkan kemacetan. (ade)

Ini Menarik!

Tingkatkan Produksi Pangan, Butuh Dukungan Sarpras

Share this on WhatsAppKENDAL – Ketersediaan beras di Kendal mengalami fluktuasi. Tahun 2013 sebesar 133.770 …

Silakan Berkomentar