Buruh Siapkan Gugatan untuk Pergub KHL

image

SEMARANG – Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) mengkritisi peraturan gubernur tentang pedoman survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang diterbitkan Gubernur Ganjar Pranowo. Mereka kecewa karena tak dilibatkan dalam perumusan pergub tersebut.

“Kami sudah mengirim konsep ke gubernur dan itu tidak digunakan sama sekali. Kami sama sekali tidak pernah diajak diskusi. Pedoman pengupahan dalam Pergub (peraturan gubernur) itu sangat buruk,” tandas Nanang Setiono, Koordinator Umum Gerbang, Nanang Setiono, Selasa (9/9).

Gerbang juga berencana menggugat Pergub KHL produk Ganjar Pranowo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Pedoman penyusunan KHL tanpa melibatkan buruh dan tanpa penghitungan jelas. Inilah yang kami permasalahkan,” katanya.

Gerbang juga mempertanyakan pernyataan gubernur yang menyebut pengupahan tahun 2015 akan bagus. Sebab, upah minimum (UMK) kemungkinan akan naik pada jumlah diatas Rp 1 juta pada 35 kabupaten/kota.

Menurut Nanang, hal itu hanya pencitraan belaka. Sebab saat ini hanya 10 kabupaten/kota yang UMK-nya dibawah satu juta. Diantaranya, Purworejo, Wonosobo, Rembang, Kebumen, Sragen, Wonogiri, Grobogan, dan Banjarnegara. (MJ-05)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 7 = 2

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.