Beranda JATENG RAYA Bupati Kebumen Tersangka Suap Rp 2,3 Miliar, Ganjar Cari Pengganti

Bupati Kebumen Tersangka Suap Rp 2,3 Miliar, Ganjar Cari Pengganti

34
0
BERBAGI
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. (sumber foto: akun twitter @bupatikbm)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam waktu dekat akan mencari pengganti Hal ini karena yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau dia mau maka akan ada upaya hukum. Kalau dia mau mundur, ya kita siapkan penggantinya, sebagai jabatan Plt bupati. Itu kita lakukan setelah ada penetapan tersangka yang dilakukan KPK,” ungkap Ganjar, saat dikonfirmasi di kantor gubernuran, Rabu (24/1).

Ia menyayangkan ulah Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad yang terlibat dalam kasus suap dan gratifikasi proyek pengadaan barang dan jasa APBD senilai Rp 2,3 miliar. Sebab, ia mengaku sejak lama sudah mengingatkan para walikota dan bupati di wilayahnya agar tidak bermain-main dengan jabatannya.

Bahkan, Bupati Kebumen telah didaulat menjadi tuan rumah acara anti korupsi yang digagas KPK. “Kita malah sudah omongkan ke semua bupati dan walikota kok. Kan cuma Jawa Tengah yang menjalankan pendidikan antikorupsi dari KPK,” bebernya.

Karena itulah, perilaku korupsi Bupati Kebumen merupakan kesalahan yang bersangkutan yang tidak mampu menahan godaan dari sebuah proyek pembangunan. Ia pun menyerahkan penindakan atas kasus yang menjerat Bupati Kebumen kepada aparat penegak hukum.

“Kita tidak bisa mengontrol per individu. Selebihnya biar diurus penegak hukum saja. Ini jadi pembelajaran yang harus jadi peringatan semua kepala daerah,” terangnya.

Seperti diketahui, Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan menerima suap dan gratifikasi terkait sejumlah proyek APBD 2016. Fuad bersama Hojin Anshori dari pihak swasta dan perwakilan PT KAK Khayub Muhammad Lutfi diduga menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 2,3 miliar. (far)