Home > KRIMINAL & HUKUM > Buku Bahasa Indonesia SMP Dinilai Rasis, Kemdikbud Disomasi

Buku Bahasa Indonesia SMP Dinilai Rasis, Kemdikbud Disomasi

image

SOLO-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang melayangkan somasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) terkait beredarnya buku sekolah elektronik (BSE) yang mendiskreditkan salah satu ras.

Pengacara Arif Sahudi mengatakan, temuan pendiskreditan ras/suku tersebut di BSE Bahasa Indonesia untuk SMP/MTS kelas IX yang ditulis oleh Atikah Anindyarini, Yuwono dan Suhartanto. Buku tersebut, hak cipta pembuatan buku dipegang Kemdikbud RI dan diterbitkan Pusat Perbukuan Nasional tahun 2008 melalui website serta hak edar kepada beberapa percetakan buku di seluruh wilayah Indonesia.

“Hari ini, kami telah melayangkan somasi kepada Kemdikbud RI dan Komnas HAM terkait kasus ini. Dalam bacaan uji kompetensi hal 110, kami telaah mendiskritditkan ras,” terang Arif dalam jumpa pers, Jumat (12/9).

Arif menilai, temuan tersebut sangat membahayakan bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Pasalnya, ras pribumi seakan-akan diadu domba dengan ras/suku lainnya. Baik dari tata bahasa maupun penggunaan kalimat juga sarat provokatif.

Tak hanya itu, jika hal tersebut terus dibiarkan dikhawatirkan mental generasi bangsa yang dalam masa tumbuh kembang akan teracuni dan menimbul stigma negatif terhadap ras/suku tertentu yang dimaksud dalam BSE tersebut. “Jika ini tidak mendapat perhatian, dikhawatirkan akan menumbuhkan kebencian terhadap generasi bangsa mendatang,” tegas Arif.

Perbuatan Kemdikbud RI tersebut, ditegaskan, melanggar pasal 4 huruf a dan pasal 4 huruf b angka 1 UU No 40 tahun 2008 tentang diskriminasi ras dan etnis. Tak hanya itu, temuan tersebut juga memenuhi unsur pasal 27 ayat 3 dan pasal 28 ayat 2 UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. “Kami menuntut pemerintah khususnya Kemdikbud menarik materi isi dalam buku tersebut,” tegasnya. (sus)

Ini Menarik!

Mayat Mengambang Ini Diduga Pelaku Pembunuhan Karyawan BRI

Share this on WhatsApp    KENDAL –  Mayat laki-laki mengenakan celana dan jaket ditemukan warga …

Silakan Berkomentar