Beranda JATENG RAYA Bukan Pengusung Ganjar-Yasin, Nusron Wahid: Tak Masalah Golkar Hanya Pendukung

Bukan Pengusung Ganjar-Yasin, Nusron Wahid: Tak Masalah Golkar Hanya Pendukung

5
0
BERBAGI
Nusron Wahid (dua dari kanan) di Markas PDIP Jateng. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

 

 

SEMARANG – Partai Golkar dipastikan hanya menjadi penonton pada penyelenggaraan Pilgub Jateng. Musababnya, partai berlambang beringin itu tidak masuk dalam partai pengusung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen.

“Tidak masalah hanya pendukung. Karena saat bertarung di Pilkada yang dibutuhkan sosok figur yang didukung. Kita pastikan solid dan bergerak masif untuk memenangkan Pak Ganjar dan Gus Yasin,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu I DPP Golkar, Nusron Wahid, Rabu (10/1). Ia mengatakan dengan posisi partainya sebagai pendukung pasangan Ganjar-Yasin, namun tak menyurutkan semangat kadernya untuk bekerja maksimal di Pilgub Jateng.

“Kalau dipaksa memilih Pak Sudirman atau Pak Ganjar, kita tentu pilih Pak Ganjar. Sebab beliau teruji, punya karya yang jelas di Jateng. Kita lihat beliau sangat berpengalaman dan kami menghargai karya-karya beliau. Sedangkan Pak Sudirman kan masih meraba-raba (dunia politik),” terangnya.

Walau begitu, diakuinya bahwa kinerja Ganjar selama satu periode memimpin Jateng masih banyak kekurangan. Ia menilai hal itu lumrah terjadi pada tiap kepala daerah.

“Kalau ditanya kesempurnaan, pasti setiap pemimpin tidak ada yang sempurna. Tetapi, beliau relatif lebih baik, lebih tenang dibanding kepala daerah sebelumnya. Dibanding Pak Sudirman masih mencoba berpolitik yang kita tidak tahu seperti apa hasilnya,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan dukungannya, Nusron bahkan menyerahkan langsung surat perintah dari DPP Golkar kepada Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto. Ia berjanji akan maksimal menggerakan mesin partainya demi memenangkan pasangan Ganjar-Yasin.

“Kita punya 206 anggota DPRD setingkat kabupaten, 10 anggota DPRD Provinsi Jateng, 11 anggota DPR RI, ditambah kekuatan tambahan dari masing-masing tiga bupati dan wakil bupati dari kader kita. Ini jadi modal politik yang bagus untuk mempengaruho masyarakt agar kembali memilih Pak Ganjar,” bebernya. (far)