Bruno Silva Tak Sabar Jalani Petualangan Baru bersama PSIS

METROSEMARANG.COM – Bruno Silva jadi daya tarik khusus dalam sesi latihan rutin PSIS di Lapangan Terang Bangsa, Selasa (13/2) pagi tadi. Dengan kepala plontosnya, pesepakbola Brasil itu memang cukup mudah dikenali. Ini adalah kesempatan kedua bagi dirinya bermain di luar negara asalnya setelah sempat berpetualang di Liga Bahrain.

Bruno Silva

Sejak tiba di Semarang pada Minggu (11/2) malam, baru kali ini Bruno mengikuti latihan taktikal. Sehari sebelumnya, pemain kelahiran 14 April 1991 itu hanya berlatih fitness.

Cuaca terik spot latihan yang berada di kawasan Marina tersebut cukup membuat Bruno kerepotan. Setelah sesi latihan pertama berakhir, dia buru-buru mengambil air mineral dan mengguyur kepalanya.

Bukan cuma cuaca, faktor bahasa juga menjadi kendala bagi eks striker Botafogo. Beruntung ada Ahmad Resal, asisten pelatih jebolan timnas SAD di Uruguay, yang membantunya berkomunikasi via bahasa Spanyol.

“Cuaca di sini sangat panas, hampir sama dengan Bahrain,” kata Bruno sambil sesekali menyeka keringat.

Bruno mengakui jika dirinya tak tahu banyak tentang Indonesia. Dia sampai harus googling ketika mendapat tawaran bermain di Indonesia. “Saya baru tahu Indonesia dan PSIS dari Google. Penonton di sini sangat banyak seperti di Brasil. Itu salah satu alasan saya tertantang main di sini,” ucapnya.

Sosok bertinggi 187 sentimeter itu juga siap memulai petualangan baru bersama PSIS. “Saya suka sepakbola, saya mau cari pengalaman, kerja, kerja dan kerja,” cetusnya.

Sebelum datang ke Indonesia, Bruno sempat bermain untuk Manama FC di Liga Bahrain dan mengantar klub tersebut meraih trofi kompetisi domestik. Namun karirnya lebih banyak dihabiskan bersama klub-klub lokal di Sao Paulo Brasil.

Uniao Suzano, Naviraiense, CA Votuporanguense, Nacional-SP, Botafogo-SP, ASA dan Portuguesa adalah deretan klub yang pernah disinggahi Bruno Silva. “Semua orang di sini baik, juga teman-teman di PSIS. Saya masih harus adaptasi, tapi saya siap bersaing di sini,” tegasnya.

Bruno Silva adalah striker asing kedelapan yang didatangkan PSIS. Pavel Purishkin hingga Nemanja Vidakovic belum mampu meluluhkan hati head coach Subangkit.

Tapi, Bruno Silva sudah bisa memikat sang pelatih pada kesempatan pertama. “Bruno cepat memahami taktik yang saya mau. Dia pemain cerdas dan mungkin hanya butuh adaptasi lagi,” papar Subangkit. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

76 − 74 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.