BPJS Kesehatan Apresiasi Perusahaan Pembayar Iuran Tertinggi

SEMARANG – BPJS Kesehatan Cabang Semarang memberikan apresiasi kepada badan usaha yang melakukan kepatuhan seperti membayar iuran tertinggi. Salah badan usaha itu adalah PT Sumber Cipta Multiniaga yang telah menjalankan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden  Nomor 28 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Bimantoro memberikan penghargaan kepada PT Sumber Cipta Niaga sebagai badan usaha pembayar iuran tertinggi. Foto: istimewa

PT Sumber Cipta Multiniaga merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi rokok kretek. Untuk Cabang Semarang sendiri mengelola distribusi rokok ke wilayah Jawa Timur, NTB, Maluku, Irian Jaya dan Sulawesi dengan seluruh pekerja yang tersebar pada wilayah tersebut

“Pemberian apresiasi badan usaha ini penting dilakukan sebagai wujud penghargaan kami kepada perusahaan yang mematuhi ketentuan tersebut. Indikator yang digunakan dalam penilaian antara lain pembayaran iuran tertinggi, kepatuhan pembayaran iuran tepat waktu, dan kepatuhan pendaftaran seluruh pekerja badan usaha,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Bimantoro.

Penyerahan bentuk apresiasi kepada PT Sumber Cipta Multiniaga dihadiri oleh perwakilan dari HRD PT Sumber Cipta Multiniaga Mauro Kiswono dan Perwakilan PT Djarum untuk PT Sumber Cipta Multiniaga Rudy Hermanto dan Antonius Agung dan BPJS Kesehatan Cabang Semarang

BPJS Kesehatan Cabang Semarang mencatat hingga bulan Mei 2018 sebanyak 19.068 yang terdiri atas 8.150 pekerja beserta 10.918 anggota keluarganya tercatat sebagai peserta program JKN-KIS yang didaftarkan melalui PT Sumber Cipta Multiniaga dan dapat menerima pelayanan kesehatan sesuai prosedur yang berlaku pada program JKN-KIS.

“Kami memberikan apresiasi kepada PT Sumber Cipta Multiniaga selaku perusahaan yang begitu besar dengan jumlah peserta hampir duapuluh ribu yang patuh dan langsung mendaftarkan seluruh karyawannya dalam program JKN-KIS BPJS Kesehatan. Ini merupakan contoh yang sangat baik dan semoga bisa menjadi motivasi bagi Badan Usaha  lainnya,” kata Bimantoro.

Dia menambahkan, dengan telah didaftarkannya karyawan badan usaha tersebut dalam program JKN-KIS, perusahaan sudah mengalihkan segala risiko pembiayaan pelayanan kesehatan apabila pekerja dan anggota keluarganya jatuh sakit. (ang)

dprd kota semarang
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 42 = 45

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.