Home > JATENG RAYA > Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Borobudur Marathon, Sejumlah Jalan Disterilkan

Jumpa pers Bank Jateng Borobudur Marathon bersama Gubernur Ganjar Pranowo, Ketua Panitia penyelenggara Budiman Tanurejo dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An di Grand Artos Hotel, Sabtu (18/11). (metrojateng.com/ch kurniawati)

MAGELANG – Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017 yang digelar Minggu (19/11), bakal diikuti sekitar 8.754 pelari dari dalam dan luar negri. “Sebenarnya ideal peserta sekitar 7000 saja. Namun sebanyak 8.754 masih membuat peserta lomba merasa nyaman,” kata Ketua Panitia Bank Jateng Borobudur Marathon 2017, Budiman Tanurejo saat memeperi keterangan pers di Grand Artos Hotel, Sabtu (18/11).

Pihaknya telah memeperhitungkan kapasistas candi dan rute maraton. Zona steril juga bakal diberlakukan di beberapa titik berdasarkan katagori lari, yakni 10 K, 21 K dan 42 K. Pemberlakuan zona steril ini dimaksudkan untuk mengantisipasi kejadian darurat yang mungkin terjadi.

Pada zona steril diberlakukan, warga diharapkan tidak melintasi daerah-daerah seperti kandang gajah, sepanjang Jalan Medang Kamulan, Jalan Pramudyawardani, sepanjang Jalan Syailendara, Ponpes Darul Hikmah, Kampung Ngrowo, perempatan Segoro depan Hotel Manohara dan area finish Taman Lumbini.

“Ini merupakan rute untuk katagori 10 K pada pukul 04.30 sampai 08.30. Warga sekitar yang hendak beraktivitas menggunakan roda empat, hendaknya tidak melintasi daerah ini,” terangnya.

Sedangkan untuk rute 21 K, maka waga sekitar diharapkan tidak melintasi daerah perempatan Lapangan Kujon, sepanjang jalan Bumi Segoro hingga perempatan Ngaran, jalan Badrawati, Ngaran Lor, Kalangan, Brojonalan dan candi Pawon. Rute ini akan disterilkan dimulai pukul 05.00 sampai 08.00 wib.

Sementara itu untuk rute 42 K, warga diminta untuk tidak melintasi  daerah candi Pawon, jembatan Kali Progo, pertigaan Karet, jalan Ngaran Lor, Kalangan, Brojonalan dan Candi Pawon pada pukul 05.15.

Sedangkan untuk peserta yang mengutamakan lifestyle, diharapkan mereka dapat menikmati spot-spot menarik dengan kearifan lokal Borobudur. Di beberapa titik akan disajikan kesenian tradisional yang melibatkan pelajar.

Menurut Budiman, peserta akan merasakan keindahan alam sekitar Candi Borobudur karena rute yang diambil juga unik. Mereka akan melintasi tiga candi peninggalan nenek moyang, masing-masing candi Borobudur, Pawon dan Mendut. Mereka juga akan melintasi areal persawahan, hutan bambu, jalanan dengan panorama yang menarik.

Atlet luar negri yang mengikuti BJBM tercatat ada 178 orang. Dengan peserta terbanyak dari Kenya sebanyak 51 orang. Dari Malaysia 23 orang, Amerika Serikat 20 orang, Jepang 12 orang, Singapura 12 orang, Belanda tujuh orang, dan India enam orang. Selain itu ada atlet dari Tiongkok, Perancis, Ethiopia, Inggris, Australia, Korea Selatan, Azerbaijan, Brazil, Kanada dan  Uganda.

Ada pula peserta dengan usia 84 asal Jepang. Ia tercatat sebagai peserta tertua dalam maraton kali ini. Ia sendiri telah sering mengikuti lomba marathon di berbagai negara. Dari Indonesia, akan turut serta atlet lari ternama Agus Prayoga.

Atlet asal Magelang ini sudah yang kelima kali mengikuti Borobudur Marathon. “Penyelenggaraan Borobudur Marathon tahun ini tertata dengan rapi dan detail. Semoga besok tidak turun hujan sehingga semua bisa berjalan dengan lancar dan peserta bisa menikmati event ini,” paparnya.

Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An mengatakan pembatasan peserta akan diberlakukan pula pada lomba maraton tahun depan. “Bahkan saya ingin kedepannya, peserta diundi karena dibatasi. Sehingga kualitas benar-benar terjada” katanya. (MJ-24)

 

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar