Beranda JATENG RAYA METRO PANTURA Bolak Balik Dirazia, Oplosan Masih Saja Ada

Bolak Balik Dirazia, Oplosan Masih Saja Ada

47
0
miras oplosan kendal
Ribuan botol miras dimusnahkan Satpol PP dalam rangkaian HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar rabu (07/03) pagi. (Foto: metrojateng.com/edi prayitno)

 

 

KENDAL – Penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Kendal membuat penjual miras beralih menjual oplosan. Kepala Satpol PP Kendal, Subarso mengatakan peredaran oplosan di Kendal kian meningkat setelah peredaran miras diperketat.

Satpol PP terus melakukan razia. Namun demikian penjual miras di Kendal seakan tidak pernah jera meski sudah berulang kali dirazia.

Sebanyak 1.666 botol minuman keras berbagai merek dan 65 liter miras oplosan dimusnahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal, Rabu (7/3) pagi.

“Miras yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil razia penyakit masyarakat selama enam bulan terakhir,” kata Subarso. Pemusnahan dilakukan untuk menekan angka peredaran miras dan dilaksanakan bertepatan dengan upacara hari jadi Satpol PP ke- 68.

Dengan menggunakan mesin penggilas ribuan botol minuman keras ini dimusnahkan. Sejumlah pelajar juga ikut memusnahkan miras sebagai bentuk sosialisasi kepada pelajar untuk menghindari minuman keras.

Berdasarkan Perda Kendal nomor 9 tahun 2009 tentang minuman keras kadar alkohol yang dilarang beredar minimal nol persen. Atau dalam artian semua jenis minuman beralkohol dilarang beredar di kabupaten Kendal. (MJ-01)