Beranda JATENG RAYA METRO SOLO Beroperasi Akhir Maret, Solo-Surabaya Hanya 3 Jam

Beroperasi Akhir Maret, Solo-Surabaya Hanya 3 Jam

4492
0
BERBAGI

SOLO – Pengerjaan proyek jalan tol Solo-Ngawi sepanjang 90 kilometer sudah mencapai 95 %. Jalan tol tersebut rencananya akan dioperasikan pada akhir Maret mendatang.

Tol Solo-Surabaya. (foto: metrojateng.com/MJ-25)

Direktur Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayanto mengatakan penyelesaian proyek tol Solo-Ngawi ini terlambat lentaran adanya permasalahan pembebasan lahan untuk pembuatan overpass. Tol Solo-Ngawi sendiri dijadwalkan bisa beroperasi pada awal Januari lalu, akan tetapi mundur lantaran proyek pengerjaan mengalami hambatan.

“Saat ini masih dalam proses penyelesaian, kalau jalan mean roadnya sudah selesai tinggal overpassnya. Kita masih menunggu pembebasan lahannya, dan akhir Maret targetnya selesai,” ujar David Wijayanto saat menghadiri Outlook Perekonomian yang digelar Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, Jawa Tengah, kemarin.

Tol Solo-Ngawi sendiri dilengkapi 60 overpass, 20 overpass telah selesai dibangun, dan sebanyak 33 overpass sudah dibangun tapi dalam kondisi belum ideal. Sementara itu tujuh overpass sisanya belum bisa dibangun karena masih ada persoalan dalam pembebasan lahan masalah lahan.

Adanya jalan Tol Solo-Kertosono (Soker) ini diproyeksikan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah eks-Karisidenan Surakarta, baik dari sektor jasa, perdagangan, industri, dan pariwisata. Tol ini bisa mengurangi waktu tempuh distribusi dari Solo ke Surabaya, maupun sebaliknya. Dimana dalam waktu normal jarak tempuh Solo-Surabaya adalah tujuh jam, dengan menggunakan tol Soker, jarak tempuh menjadi tiga jam.

“Dari sisi ekonomi, aksesibilitas yang semakin lancar ini akan mendongkrak perekonomian Solo dan sekitarnya, karena jarak tempuh dari kedua kota menjadi singkat, ini menguntungkan bagi para pelaku bisnis,” imbuhnya. (MJ-25)