Home > JATENG RAYA > Bermotor Puluhan Kilo, Hendi Kunjungi Transmigran Asal Semarang di Kayong Utara

Bermotor Puluhan Kilo, Hendi Kunjungi Transmigran Asal Semarang di Kayong Utara

Foto: istimewa

SEMARANG – Walikota Semarang, Hendrar Prihadi bertolak ke Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, untuk bertemu dengan para transmigran yang berasal dari Kota Semarang. Total ada 8 kepala keluarga yang bertransmigrasi dari Kota Semarang ke Kabupaten Kayong Utara sejak tahun 2012.
Berbekal sebuah rumah dan lahan garapan seluas satu hektar, 5 tahun sudah para transmigran asal Kota Semarang tersebut diupayakan agar kesejahteraannya dapat meningkat. Melalui pembekalan keterampilan bercocok tanam, para transmigran diminta untuk mampu merubah lahan kosong yang disediakan menjadi sebuah lahan produktif, yang mampu menghasilkan produk pertanian atau perkebunan yang unggul.
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi sendiri mengharapkan para transmigran yang sudah lebih dulu berangkat dapat berusaha semaksimal mungkin, sehingga dapat sukses menggarap lahannya masing-masing, untuk kemudian menginspirasi masyarakat yang lainnya. Untuk itu Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut datang jauh-jauh menemui para transmigran untuk memberikan dukungan serta motivasi.
Dalam rilis Humas dan Protokol Setda Kota Semarang kepada metrosemarang.com, disebutkan tak mudah untuk menemui para Transmigran asal Kota Semarang di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Hendi harus menempuh perjalanan puluhan kilo menggunakan sebuah sepeda motor. Hal tersebut dikarenakan lokasi permukiman transmigran asal Kota Semarang yang jauh dari pusat keramaian, serta medan jalan menuju kesana yang cukup sulit dilalui menggunakan mobil. Namun kesulitan tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk bertemu dengan para transmigran.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 12.00 (27/9), Hendi disambut antusias oleh para transmigran yang telah menunggunya sedari pagi. Warga bahkan secara khusus memasakan beberapa hidangan untuk disantap bersama-sama. Tanpa sekat, Hendi pun langsung cair berbaur berbincang-bincang bersama warga transmigran tersebut.
Bahkan pria asli kelahiran Kota Semarang itu juga tampak tak canggung duduk sila bersama-sama. “Pripun kabaripun pak ? (Bagaimana kabarnya pak)”, tanya Hendi hangat kepada masyarakat di sana menggunakan bahasa Jawa.
Cukup lama Hendi bertukar cerita dengan santai bersama para warga transmigran tersebut, bahkan sesekali tawa pecah disela-sela obrolan mereka. Dirinya pun terlihat cukup senang melihat para transmigran asal Kota Semarang dapat bahagia di tempat tinggal barunya.
Dalam obrolan tersebut, Hendi juga memberi motivasi agar para transmigran tak cepat menyerah serta terus berusaha memaksimalkan fasilitas yang telah diberikan.
“Pertama, senang karena bisa bertemu kembali dengan saudara-saudara saya yang sudah lama meninggalkan Kota Semarang. Kedua, senang karena ternyata kesempatan transmigrasi yang didapatkan bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya”, tutur Hendi.
“Banyak kisah inspiratif yang saya dapatkan dari sedulur-sedulur di sini untuk disebarkan, karena transmigrasi ini kan bukan hanya tentang meningkatkan kesejahteraan atau pemerataan kepadatan penduduk, tetapi juga tentang perjuangan dan pengorbanan dalam membangun Indonesia”, tambahnya.
Salah satu kisah inspiratif tersebut berasal dari Ridwan (40) salah satu peserta transmigran asal Kota Semarang yang telah sukses dengan meraup penghasilan 10 juta per bulan. Di depan Hendi, Ridwan menceritakan perjuangannya sebagai transmigran hingga harus kehilangan salah satu anaknya yang tenggelam di parit.
“Begitu sampai di sini saya langsung menangis pak, karena lahan yang harus digarap terkena banjir selama 3 bulan tidak surut, tapi alhamdulillah itu tidak menyurutkan tekad saya untuk membangun wilayah di sini”, jelas Ridwan.
Atas perjuangannya tersebut, Ridwan pun bahkan mendapatkan penghargaan dari pemerinta pusat sebagai salah satu transmigran teladan di tahun 2016.  (duh)

Ini Menarik!

Wuling Tawarkan Layanan Purnajual, Renault Tak Pasang Target Muluk

Share this on WhatsApp    SEMARANG – Wuling dan Renault merupakan dua pemain baru dalam …

Silakan Berkomentar