Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Berkat Sistem Pencegah Banjir, Siswa SMAN 1 Kendal Juara II Cerdas Cermat Kebumian

Berkat Sistem Pencegah Banjir, Siswa SMAN 1 Kendal Juara II Cerdas Cermat Kebumian


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 435
Ilustrasi banjir
Ilustrasi banjir

KENDAL – Banjir yang kerap melanda Kendal menjadi inspirasi dan ide bagi siswa SMA Negeri 1 Kendal untuk menemukan sistem pencegahan banjir. Tiga siswa SMAN 1 Kendal menemukan sistem Renorbi untuk pencegahan bencana banjir. Temuan itu juga yang mengantar ketiganya meraih juara dua dalam Lomba Cerdas Cermat Kebumian (LCCK) Nasional di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta 2014.

Renorbi merupakan singkatan dari Reboisasi, Normalisasi dan Biopori. Ketiga hal tersebut dinilai efektif untuk pencegahan terhadap bencana banjir. Sistem Renorbi tersebut disampaikan melalui tulisan essai dan poster.

Ketiga siswa yang mencetuskan Renorbi adalah Hanum Aura previaningrum kelas 10 Mipa 3, M Reza Palevi kelas 11 Mipa 1, dan Golda Nisada Pageh kelas 11 Mipa 1. Mereka tergabung dalam satu tim dalam lomba yang diikuti oleh 25 tim se-Indonesia. “Tema lomba memang tentang natural bencana alam dan mitigasi bencana,” kata Golda.

Dijelaskan, reboisasi sangat mudah dan bisa dilakukan oleh semua kalangan yakni dengan menanam dan merawat pohon. Sedangkan normalisasi, dimaksudkan untuk sungai-sungai. Sebab, sejumlah sungai di Kabupaten Kendal terdapat sedimentasi yang menghambat arus air.

“Kalau Biopori juga bisa dilakukan semua kalangan, membuat lubang-lubang kecil untuk resapan air. Kami singkat menjadi Renorbi,” ungkap dia.

Penemuan sistem Renorbi, menurutnya, setelah dilakukan diskusi dari hasil penelitian dan pengumpulan data dari beberapa sumber. Di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Lingkungan Hidup (BLH), dan aktifis lingkungan yang ada di Kabupaten Kendal.

Kepala sekolah SMAN 1 Kendal, Sunarto menyampaikan bahwa pihaknya sangat bangga dengan hasil yang diraih anak didiknya tersebut. “Selain prestasi, siswa juga bisa memberikan kontribusi kepada Kabupaten Kendal maupun daerah lain dalam pencegahan bencana banjir. Semoga ini menginspirasi generasi muda yang lain,” tandasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

Pedagang di Kota Semarang Dukung Impor Beras

  SEMARANG – Kebijakan Pemerintah Pusat mengimpor beras dari luar negeri dinilai tepat sebagai langkah mengantisipasi kelangkaan beras …

Silakan Berkomentar