Home > HEADLINE > Berdalih Ajak Kencan, PSK Sunan Kuning Bawa Kabur Motor Pelanggan

Berdalih Ajak Kencan, PSK Sunan Kuning Bawa Kabur Motor Pelanggan

psk penggelapan

KENDAL – Seorang pekerja seks komersial (PSK) Sunan Kuning harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus penggelapan sepeda motor. Wanita bernama Lusianti (33) warga Dukuh Sidorejo, Batang ini sudah lebih dari lima kali memperdayai korban dengan sasaran calon pelanggannya.

Selain korbannya adalah pelanggan, Lusianti juga memperdaya teman sesama PSK lokalisasi Sunak Kuning (SK) Semarang yang meminta diantar ke orang pintar sebagai penglaris. Saat mengantar temannya di daerah Rowosari, pelaku meminta korbannya untuk turun dari sepeda motor karena jalan menanjak. Saat korban turun dari motor itulah, pelaku tancap gas dan membawa kabur motornya sementara korban ditinggal begitu saja.

Modus lainnya dengan mengajak pelanggannya ke sebuah hotel di Weleri, belum sempat berkencan pelaku pura-pura meminjam motor untuk membeli rokok. Namun pelaku tidak kembali lagi ke hotel dan menjual motor curiannya ke mantan suaminya Adik Muji Masrofik. Uang hasil penjualan motor digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Biasanya pura-pura mau beli rokok pinjam motor dan STNK-nya tapi langsung tak bawa kabur. Motor lalu diserahkan ke mantan suami untuk dijual. Kalau yang sama teman di SK minta diantas ke orang pintar. Jalannya kebetulan menanjak, korban tak suruh turun kemudian motornya tak ambil aja,” jelas Lusianti saat diperiksa di Mapolres Kendal Rabu (3/12) pagi.

Kasat Reskrim Polres Kendal, Iptu Fiernando Andriansyah mengatakan, modus pelaku tergolong rapi. Pasalnya, korban yang kebanyakan pelanggan diperdaya dengan rayuan kencan di hotel, saat korban lengah pelaku berpura-pura meminjam motor lalu membawa kabur untuk dijual. “Modusnya berpura-pura kencan lalu pinjam motor korban dan dibawa kabur,”katanya.

Dari hasil kejahatan pelaku, polisi mengamankan satu motor curian. Selain menangkap pelaku lusianti dan mantan suaminya Adik Muji Musrofik, polisi juga mengamankan penadah motor curian Amarudin. “Dari pengakuannya,  pelaku sudah 7 kali melakukan kejahatan dengan modus yang sama empat  diwilayah Batang dan tiga di wilayah hukum Polres Kendal.” Imbuh kasat.

Pelaku bakal dijerat dengan pasal 378 junto pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan penipuan ancamannya 4 tahun penjara. Pelaku dan penadah hasil curian diamankan di Maporles Kendal guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (MJ-01)

 

Ini Menarik!

Jateng Institute: Masyarakat Jateng Tak Puas Kinerja Ganjar

Share this on WhatsApp SEMARANG – Tingkat kepuasan masyarakat Jawa Tengah terhadap kinerja Gubernur Ganjar …

Silakan Berkomentar