Beranda KRIMINAL & HUKUM Beraksi di Semarang, Perampok Modus Ban Kempes Gondol Uang Ratusan Juta

Beraksi di Semarang, Perampok Modus Ban Kempes Gondol Uang Ratusan Juta

211
0
BERBAGI

SEMARANG – Perampokan dengan modus ban kempes terjadi di Jalan Singosari Semarang. Anton Setyawan (30) warga Genuksari kehilangan tas berisi uang Rp 426 juta yang sedianya dipakai untuk gaji karyawan.

Ilustrasi. Perampok bermodus ban kempes beraksi di Semarang dan menggondol duit ratusan juta. Foto: metrojateng.com/net

Peristiwa tersebut bermula saat karyawan perusahaan advertising itu baru saja mengambil uang di Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kamis (26/4) siang kemarin. Uang tersebut diletakkan di dalam sebuah tas yang ditaruhnya di dalam mobil.

“Awalnya saya itu ngambil uang buat gaji karyawan lain, sama operasional even yang tinggal beberapa hari lagi. Pas ngambil itu saya memang sudah merasa aneh. Soalnya di bank saya agak curiga ada dua orang cowok berpakaian lusuh seperti mengamati pergerakan saya,” ujar Anton saat ditemui di kantornya di Jalan Singosari, Semarang Selatan, Jumat (27/4) siang.

Anton kemudian melanjutkan perjalanan menuju daerah Singosari. Saat itu ia berhenti di sebuah warung makan di dekat Taman Singosari untuk makan siang. Tas berisi uang ia bawa ke dalam warung.

“Setelah selesai makan saya keluar, dan mau balik ke kantor. Tapi baru jalan sebentar ada bapak-bapak di warung bilang ban mobil belakang sebelah kiri kempes,” ujarnya.

Saat itu Anton langsung keluar dan mengganti ban kempes tersebut dengan ban serep yang ia bawa. Tas berisi uang ratusan juta tersebut ditinggal di kursi depan sebelah kiri.

Namun, saat Anton sibuk memperbaiki ban mobilnya tiba-tiba dua orang laki-laki berboncengan berhenti dan mengambil tas melalui pintu depan sebelah kanan. Saat itu ada salah seorang warga yang memergoki dan mencoba melakukan pengejaran. Namun mereka berhasil kabur ke arah Jalan Singosari.

“Mereka naik sepeda motor Jupiter MX, platnya itu kayaknya depannya L, mereka kabur lurus arah ke Waroeng Steak,” kata Anton.

Tak lama kemudian, Anton melaporkan kasus pencurian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Baihaqi mengatakan, pihaknya kini masih menelusuri terkait kasus tersebut. “Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti. Untuk kasus ini masih kami telusuri, semoga cepat terungkap,” tukas Baihaqi. (fen)