Beranda JATENG RAYA Belum Jelas Pindah, Pedagang Terminal Terboyo Pilih Tutup

Belum Jelas Pindah, Pedagang Terminal Terboyo Pilih Tutup

83
0
BERBAGI
Terminal Terboyo Semarang sebelum diumumkan akan ditutup. (foto: istimewa)

 

SEMARANG – Belum jelasnya penutupan Terminal Terboyo dan kepindahan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) berdampak kepada pedagang. Sebagian besar pedagang di Terminal Terboyo kini memilih menutup lapaknya.

Sedianya Terminal Terboyo sudah ditutup pada Senin (15/1) lalu karena akan dibangun kemudian akan dipakai untuk terminal peti kemas dan parkir truk. Kemudin untuk bus AKAP harus pindah ke Terminal Mangkang dan bus AKDP pindah ke Terminal Penggaron.

Namun Selasa (16/1) kemarin penutupan Terboyo dan pemindahan bus tersebut dibatalkan. Penutupan dan pemindahan bus ditunda sementara karena ada penolakan dari para awak angkutan, sampai nanti ada hasil rapat koordinasi dari seluruh pihak terkait.

Ternyata tidak jelasnya penutupan Terboyo dan pemindahan bus tersebut menjadikan pedagang tidak mau berspekulasi tetap buka. Apalagi selama menunggu pemberitahuan selanjutnya dari hasil rapat koordinasi semua bus tetap dilarang masuk ke dalam terminal, hanya boleh berada di sekitar terminal.

Beberapa pedagang masih nekat tetap buka menjajakan dagangan, namun sebagian besar lainnya memilih tutup sambil menunggu kepastian tempat mereka. Sebab setelah Terboyo ditutup para pedagang rencananya juga akan ikut dipindahkan.

‘’Katanya kami ikut dipindah ke Terminal Mangkang, ternyata lokasi di Terminal Mangkang belum siap ditempati,’’ kata Lukas, salah satu pedagang Terminal Terboyo yang memilih masih tetap buka, Rabu (17/1).

Lukas mengaku memilih tetap buka warung nasih padangnya dan melayani agen bus jurusan Tasikmalaya. Dia berharap segara ada kejelasan soal kepindahan terminal akhir bus AKAP dan AKDP di Kota Semarang.

‘’Kalau kami jadi dipindahkan ke Terminal Mangkang, kami berharap fasilitas lapaknya disana segera diperbaiki,’’ katanya.

Sementara beberapa pedagang lainnya memilih memindahkan barang-barang peralatan berdagangnya ke rumah mereka masing-masing. ‘’Mau tetap jualan di Terboyo bus sudah tidak boleh masuk, tapi mau pindah ke TerminalMangkang lapaknya juga belum siap ditempati,’’ kata Susilowati, salah satu pedagang sudah memindahkan barang di warungnya. (duh)