Beranda JATENG RAYA EKONOMI BISNIS Belum Ada Perusahaan yang Mengajukan Penangguhan UMK 2018

Belum Ada Perusahaan yang Mengajukan Penangguhan UMK 2018

8
0
Ilustrasi

 

 

SEMARANG – Perusahaan di Kota Semarang sampai saat ini belum ada yang mengajukan penangguhan pembayaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2018. Dari ratusan jumlah perusahaan yang ada di Ibu Kota Jawa Tengah ini diharapkan semua bisa mematuhi keputusan   soal UMK 2018.

Meskipun nilainya sempat ada ketidakpuasan baik dari para pengusaha maupun serikat pekerja atau buruh. Berdasarkan ketetapan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomer 560/94 Tahun 2017 tanggal 20 November 2017, nilai UMK Kota Semarang tahun 2018 adalah ditetapkan sebesar Rp 2.310.087. Paling tinggi jika dibandingkan nilai UMK kota/kabupaten lainnya di Jawa Tengah.

”Sementara belum ada (perusahaan) yang mengajukan penagguhan pembayaran UMK 2018. Semoga saja tidak ada,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang, Iwan Budi Setyawan, dihubungi pada Rabu (13/12).

Iwan mengatakan, perusahaan di Kota Semarang yang ingin mengajukan penangguhan pembayaran UMK 2018 masih dipersilahkan. Tapi hanya diberi waktu sampai dengan terakhir H-10 berlakunya SK Gubernur mengenai UMK 2018, yaitu tanggal 21 Desember 2017.

”Berlakunya SK Gubernur Jawa Tengah yaitu mulai tanggal 1 Januari 2018,” ungkap Iwan. Bagi perusahaan yang mengajukan penangguhan pembayaran UMK harus memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan. Salah satunya ada kesepakatan dan persetujuan dengan karyawannya. (duh)