Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Belasan Peserta Karnaval Kaliwungu Kerasukan Singa Barong

Belasan Peserta Karnaval Kaliwungu Kerasukan Singa Barong

image
Atraksi barongan menjadi acara yang paling dinanti dalam karnaval di Kaliwungu Selatan. Foto Metrojateng

KENDAL – Belasan remaja pemain kesenian tradisional barongan yang ikut dalam karnaval pembangunan di Kecamatan Kaliwungu Selatan Sabtu (30/8) sore kesurupan dan histeris. Tidak hanya pemain sejumlah peserta juga mengalami hal yang sama meronta-ronta dan bertingkah seperti singa.

Pemain kesenian barongan ini mendadak terjatuh saat memainkan barongan. Sejumlah pemuda lainnya mencoba menenangkan pemain barongan tersebut dengan memegang erat tangan dan kakinya. Pemain barongan yang merupakan kesenian khas Kendal ini tetap meronta dan berteriak kesurupan mengikuti irama musik.

Tidak hanya pemain barongan saja yang mengalami kesurupan sejumlah peserta pawai yang kebanyakan remaja ini ikut meronta-ronta. Suasana menjadi riuh karena peserta yang kesurupan berlari mengejar penonton. Sontak saja suasana karnaval yang menyusuri jalan protokol menjadi riuh.

Beruntung setiap tim kesenian tradisional ini ada seorang yang bertugas menyadarkan pemain dan peserta yang kesurupan. Dengan menyemburkan air dan membacakan mantera, pemain kemudian sadar dan kembali memainkan barongan.

Hiburan barongan di karnaval ini merupakan yang ditunggu-tunggu warga, bahkan warga dari daerah lain rela datang hanya untuk menyaksikan kesenian tradisional ini. Menurut warga kesenian tradisional selalu diwarnai kesurupan pemain dan aroma mistik.

“Kalau karnaval yang paling ditunggu memang barongan, karena biasanya pemainnya kesurupan dan berlagak seperti singa,” kata Suparto, warga Boja yang rela datang menonton karnaval di Kaliwungu Selatan.

Untuk menenangkan pemain yang kesurupan tidak mudah karena butuh tenaga ekstra mengusir pengaruh gaib yang masuk ke tubuh pemain. Sehingga tidak jarang rekan-rekan yang mencoba menenangkan kewalahan melawan kekuatan gaib dari dalam tubuh pemain barongan.

Barongan sendiri merupakan kesenian tradisional yang hampir ada di setiap kampung. Karnaval selain diisi dengan kesenian tradisional juga diikuti pelajar mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. (MJ-01)

Ini Menarik!

HUT ke 42, Women’s International Club Semarang Komitmen Jaga Generasi Kedepan

Share this on WhatsApp SEMARANG- Organisasi sosial Women’s International Club (WIC) Semarang terus berkomitmen untuk …

Silakan Berkomentar