BBM Turun, Organda Jepara Emoh Turunkan Tarif Angkutan

image
Bus AKAP di teriminal bus Jepara. FOTO: Rhobi Shani

JEPARA – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara belum memutuskan soal penurunan tarif angkutan umum. Saat ini, Organda masih melakukan kajian sebelum memtuskan untuk menurunkan tarif angkutan atau tak.

 

Ketua Organda Kabupaten Jepara, Samsul Arifin, menyampaikan, informasi mengenai intruksi menurunkan tarif angkutan sebesar 3 persen sudah diketahuinya. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat intrukai secara resmi.

 

“Informasi yang kami dapatkan sebatas instruksi menurunkan tarif sebesar  3 persen,” ujar Samsul, Sabtu (2/4/2016).

 

Berkait dengan penentuan tarif, Samsul menerangkan, selain dipengaruhi harga BBM, juga berkait dengan harga suku cadang (spare part). Pasalnya, penurunan harga BBM belum tentu dibarengi dengan penurunan harga suku cadang.

 

“Dalam bisnis angkutan umum, biaya perawatan justru yang memakan biaya besar. Jika suku cadang tidak turun, kemungkinan penurunan tarif juga sulit dilakukan,” kata Samsul.

 

Dalam usaha angkutan umum, Samsul melanjutkan, keputusan penurunan tarif angkutan akibat penurunan harga bahan bakar lebih sulit dibandingkan dengan penaikan. Sebab jika bahan bakar naik, suku cadang dan pembiayaan perawatan kendaraan agar asapnya tetap bisa mengepul juga naik. Sehingga kenaikan bisa langsung diputuskan. Meski memang akan memberatkan masyarakat.

 

“Saat penurunan harga bahan bakar, suku cadang dan pembiayaan perawatan kendaraan lain belum tentu ikut turun. Sehingga perhitungannya harus lebih mendetail,” pungkas Samsul. (Oby)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

15 + = 22

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.