Bawaslu Ingatkan Netralitas Pengawas Pilgub Jateng

KENDAL – Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Abhan Misbah mengingatkan agar pengawas baik di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) hingga kabupaten diminta untuk bekerja profesional dan netral dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.

Apel Siaga Pengawas Pilgub Jateng di Alun-alun Kendal, Minggu (24/6). Foto: edi prayitno

Imbauan tersebut disampaikan dalam pelaksanaan apel siaga pengawasan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah di Alun-alun Kendal Minggu (24/6) siang. Apel yang diikuti 2.200 pengawas di Kendal ini juga dilaksanakan serentak di seluruh indonesia yang wilayahnya melaksanakan pemilihan kepala daerah.

Lebih lanjut Abhan Misbah menjelaskan apel ini sebagai bentuk kesiapan jajarannya siap melaksanakan tahapan selanjutnya. Dia juga berpesan kepada pengawas ditingkat TPS untuk mengawasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Untuk partai politik pengusung pasangan calon untuk tetap mematuhi aturan yang ada. Tidak lagi melakukan kegiatan kampanye di masa tenang seperti ini,” jelasnya.

Yang menjadi sorotan utama Ketua Bawaslu yakni kepada masyarakat untuk berani menolak politik uang. Karena dalam undang-undang sudah dijelaskan penerima dan pemberi akan dikenakan sanksi.

Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Kendal, Ubaidilah mengatakan jumlah pengawas tiap TPS 1.794. “Sedangkan pengawas desa ada 286 pengawas kecamatan 60 orang,” katanya.

Sedangkan Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya mengatakan, Polri sudah menyiapkan anggotanya untuk melakukan pengamanan di masing-masing TPS. “Pola yang diterapkan melihat kondisi dan lokasi di masing-masing tps. Ada satu polisi mengamankan 2 TPS ada juga satu polisi mengamankan hingga 6 TPS,” ujar Kaporles.

Dalam apel siaga pengawasan ini sejumlah pengawas desa membentangkan spanduk anti politik uang. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 1 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.