Batik Anak dari Semarang di Asian Kids Fashion Week 2018 Ho Chi Minh

batik semarang
Agied Derta dan koleksi pakaian anak di Asian Kids Fashion 2018 Vietnam (3/3) silam. (Foto: istimewa)
SEMARANG – Desainer asal Semarang, Agied Derta berkesempatan menampilkan koleksinya di gelaran Asian Kids Fashion Week di Ho Chi Minh City, Vietnam awal Maret 2018 lalu. Mengusung tema ‘Gemas’ karya Agied mampu menarik perhatian para pemerhati fashion di sana.
Dalam tema Gemas yang dia rancang, Agied menampilkan pakaian yang nyaman sekaligus menampilkan kesan lucu untuk dipakai anak umur lima hingga 10 tahun. Warna cerah sengaja dia tampilkan untuk memperkuat kesan ceria di musim panas.
“Respons cukup baik. Bahkan beberapa laku dijual di Vietnam. Saya mendapat kesempatan lagi tahun depan di event serupa di Vietnam,” ungkapnya, Senin (19/3).
Desainer lulusan LPTB Susan Budihardjo 2016 ini merasa bangga bisa menampilkan batik Solo di koleksinya pada Asian Kids Fashion Week 2018. Pada 2019 mendatang, dia sudah memiliki gambaran untuk membuat karya dengan bahan utama tenun untuk menampilkan kekayaan kain Indonesia.
Dia menceritakan, saat membuat 16 baju anak yang ditampilkan di Asian Kids Fashion Week 2018 hanya dirampungkan dalam waktu satu bulan. “Memang sangat mepet bagi saya yang masih terhitung baru di dunia fashion. Tetapi karena sudah tanggungjawab, harus saya selesaikan bagaimana pun caranya,” katanya.
Sebelumnya, dia juga pernah menampilkan baju anak di Asian Kids Fashion Show 2017. Setelah dua kali meramaikan dengan koleksi baju anak, sekarang Agied lebih serius mengembangkan desain untuk anak-anak.
“Setahu saya, di Semarang masih sedikit desainer yang fokus untuk membuat baju anak. Oleh karena itu Brand GYD for Kids saya buat untuk mengisi segmen tersebut,” pungkasnya. (ade)

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

92 − = 85

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.