Home > JATENG RAYA > EKONOMI BISNIS > Banyak Penyalahgunaan Kredit di BPR, OJK Sosialisasikan Pelaporan Pinjaman

Banyak Penyalahgunaan Kredit di BPR, OJK Sosialisasikan Pelaporan Pinjaman

EKBIS – Otoritas Jasa Keuangan melakukan sosialisasi kepada para Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terkait pelaporan yang akan menggunakan sistem digital. Selama ini, pelaporan menggunakan sistem manual yang dirasa membutuhkan waktu lebih lama.

Selain itu, pelaporan juga ditujukan agar BPR tertib. OJK mencatat, saat ini ada dua BPR di Jawa Tengah yang sedang dalam pengawasan karena tidak tertib secara administratif.

“Permasalahannya kebanyakan adalah penyalahgunaan kredit yang dilakukan bersama pemilik saham atau pengurus BPR. Dengan demikian kredit tidak sampai pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Direktur Pengawasan OJK Kantor Regional 3 Jateng DIY, Hisbullah, Selasa (28/3).

Kecurangan tersebut yang mengakibatkan BPR menjadi tidak sehat dan cenderung berpotensi tidak sehat. Jika lama-lama dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan BPR akan bangkrut.

“Kami dari OJK tidak bisa serta-merta menutup BPR lantaran banyak dana masyarakat berada di sana. Kami lakukan pembinaan hingga mencarikan investor baru untuk menyelamatkan BPR tersebut. Jika memang sudah tidak bisa diselamatkan, mau tidak mau harus ditutup oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” pungkasnya. (ade)

Ini Menarik!

Menikmati Desa dari Bangunan Kolonial Hotel Garuda

Share this on WhatsApp   BERADA tak jauh dari Gunung Telomoyo, Hotel Garuda yang merupakan …

Silakan Berkomentar