Banyak Pengguna Smartphone, Uang Elektronik Bakal Berkembang

Diskusi Bisnis dengan tema Uang Elektronik di Makabana Space, Kamis (26/10). Foto:metrosemarang.com/adelukmono
SEMARANG – Kemajuan teknologi tidak bisa dibendung, termasuk pergeseran cara pembayaran yang kini mulai diarahkan menggunakan nontunai. Dengan pesatnya teknologi yang ada di genggaman, yaitu smartphone, sangat memungkinkan pembayaran nontunai akan terus berkembang.
“Tercatat, sebanyak sekitar 200 juta smartphone digunakan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tidak hanya untuk komunikasi, melainkan penunjang aktivitas lainnya. Ini bisa jadi pendorong semakin diminatinya pembayaran nontunai,” kataEkonom Universitas Diponegoro Semarang, Wisnu Mawardi, Kamis (26/10).
Dia menambahkan, akan ada masanya ketika orang akan merasa kuno jika tidak menggunakan uang elektronik untuk pembayaran, terutama bagi anak muda.
General Manager Sales Telkomsel Jateng DIY,Djony Heru Suprijatno mengatakan, produk uang elektronik yang dikeluarkan Telkomsel memang diperuntukkan kaum milenial, yaitu umur sekitar 12 hingga 24 tahun lantaran lebih mudah diedukasi mengenai transaksi nontunai untuk ke depannya.
Saat ini, ada sekitar 3,6 juta pengguna T-Cash di Jateng dan 300 merchant yang siap menerima transaksi menggunakan uang elektronik Telkomsel.
“Karena diperuntukkan kaum muda, merchant yang bergabung kebanyakan adalah kebutuhan hiburan anak muda, seperti kafe, restoran, tempat nonton bioskop dan lain-lain,” tambahnya. (ade)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 7 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.