Home > JATENG RAYA > Banyak Fire Hydrant Rusak, Damkar Kesulitan Padamkan Api

Banyak Fire Hydrant Rusak, Damkar Kesulitan Padamkan Api


KENDAL – Kondisi fire hydrant di wilayah Kabupaten Kendal yang tersebar di 11 lokasi sangat memprihatinkan. Pasalnya, setelah dilakukan pengecekan rutin tiga bulan sekali oleh OPD Satpol PP dan Damkar Kendal beberapa diantaranya banyak ditemukan yang macet, rusak dan kurang diperhatikan.

Adapun 11 lokasi itu berada di Komplek Setda Kabupaten Kendal, Pasar Kendal Permai, Pasar Kendal, Jalan Laut 1 dan 2, Pasar Kaliwungu, Pasar Sukorejo, Pasar Cepiring, Pasar Pagi Weleri 1 dan 2, dan Pasar Pegandon.

Bahkan, beberapa fire hydrant yang ada nyaris tidak terlihat keberadaannya karena terhimpit lapak pedagang pasar. Seperti di lokasi Pasar Sukorejo yang tersebar di empat titik, depan dua dan belakang dua buah.

“Kami sangat menyayangkan dengan kondisi fire hydrant yang ada kondisinya macet bahkan ada yang rusak tidak bisa berfungsi dengan baik,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kendal, Subarso melalui Sekretarisnya Heri Wasito.

Menurutnya, keberadaan fire hydrant tersebut fungsinya sangat urgent. Sebab, jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan seperti kebakaran, tentunya petugas akan kerepotan. Pihaknya juga meminta pada PDAM Tirto Panguripan Kendal untuk segera melakukan perbaikan.

“Mohon sekiranya pihak yang bersangkutan dalam hal ini PDAM Tirto Panguripan Kendal untuk segera melakukan perbaikan. Sebab, keberadaan alat tersebut sangat penting,” pinta Heri, disela pengecekan fire hydrant di sejumlah lokasi, kemarin.

Dia menambahkan, jika disejumlah tempat seperti di wilayah Kendal kota sendiri masih banyak gedung-gedung bertingkat seperti hotel, Bank, dan sebagainya juga belum dilengkapi fire hydrant. Ia menghimbau, agar pemilik gedung bertingkat untuk mengusulkan pemasangan baru.

“Di Kendal kota, masih banyak yang belum terpasang alat tersebut. Kami menyarankan agar pemilik gedung untuk berkoordinasi dengan pihak terkait agar dilakukan pemasangan alat fire hydrant yang baru. Hal itu untuk mengantisipasi dan meminimalisir sesuatu yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Terkait, sejumlah alat fire hidrant yang  keberadaan nyaris tidak terlihat karena tertutup oleh lapak para pedagang dan bangunan. Pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, betapa pentingnya alat tersebut.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirto Panguripan Kendal Agus Tri Suharyono saat dikonfirmasi mengatakan terkait adanya sejumlah fire hydrant yang rusak, macet dan tidak berfungsi, maka akan dilakukan perbaikan secepatnya.

“Kami akan menginventarisir berapa jumlah fire hydrant yang rusak dan tidak berfungsi untuk segera dilakukan perbaikan dengan mengganti yang baru,” kata Agus.

Sedangkan, beberapa tempat yang belum ada alat tersebut, pihaknya secara terbuka menerima untuk melakukan pemasangan. Dia mengakui, jika di wilayah Kendal kota sendiri memang banyak gedung bangunan baru, namun belum ada fire hydrant.

“Kami sangat terbuka, silakan pemilik gedung untuk mengajukan permohonan pemasangan hydrant. Sebab, tidak dipungkiri jika di wilayah Kendal kota sendiri saat ini memang banyak gedung bangunan yang baru,” pungkasnya. (MJ-01)

Ini Menarik!

PSMP vs PSIS: Momentum Bangkit

Share this on WhatsApp BANDUNG – PSIS mengincar poin penuh atas PS Mojokerto Putra pada …

Silakan Berkomentar