Home > JATENG RAYA > Banjir Mangkang, Beras Bantuan Dinas Ketahanan Pangan Tak Layak Konsumsi

Banjir Mangkang, Beras Bantuan Dinas Ketahanan Pangan Tak Layak Konsumsi

Petugas dapur umum menunjukkan beras bantuan Dinas Ketahanan Pangan. (foto: metrosemarang.com/Mukhamad Masrukhin)

 

 

 

SEMARANG – Beras bantuan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang untuk korban banjir di Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, dinilai tidak layak konsumi. Selain banyak kutunya juga warnanya sudah berubah menjadi kecoklatan dan berbau apek.

Beras bantuan Dinas Ketahanan Pangan ada sebanyak 20 karung. Hampir semuanya berkutu dan berbau apek. Beras baru datang di posko dapur umum di RT 2 RW 3 Kelurahan Mangkang Wetan pada sekitar pukul 10.00.

’’Tapi kualitasnya tidak layak untuk dikonsumsi manusia karena sudah banyak kutu dan warnanya sudah berubah kecoklatan dan hancur. Bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan ini sebanyak 20 karung,’’ kata Sutardi, kepala seksi di Kelurahan Mangkang Wetan, Kamis (23/11).

Pihaknya telah berkonsultasi dengan bagian dapur umum apakah beras tersebut masih bisa dimasak. Namun petugas dapur umum juga menyatakan beras itu tidak bisa dikonsumsi

‘’Kami terpaksa tadi masak sedikit karena tidak ada beras lain, harus disaring lama sekali, tapi nasinya tetap tidak enak dimakan karena bau tidak sedap,’’ kata Anita Yuliastuti, salah seorang petugas dapur umum dari PKK Kelurahan Mangkang Wetan.

Bagian dapur umum tidak berani memasak dan memberikan nasi kepada korban banjir dari beras bantuan tersebut. Karena khawatir akan ada komplain dan terjadi hal yang tidak diinginkan dari para korban banjir.

‘’Kami meminta diganti dengan beras yang kualitasnya lebih baik. Kalau beras yang ini diambil satu tangan saja kutunya sudah terlihat ada lima lebih,’’ ujarnya.

Hal ini langsung direspon Plh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang sedang meninjau lokasi banjir. Dia juga melihat kondisi beras bantuan dari Dinas Ketahan Pangan. Dia mengakui berasnya memang tidak layak sekali untuk dikonsumsi karena kondisinya sudah rusak.

‘’Saya akan tegur kepala Dinas Ketahanan Pangannya, saya minta beras ini harus ditarik dan segera diganti yang baru, namanya Ketahanan Pangan stoknya pasti ada,’’ tegasnya. (duh)

Ini Menarik!

Elpiji 3 Kg Harus Dijual Sesuai Ketentuan Pemerintah

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pertamina MOR IV Jawa Tengah dan DIY menegaskan elpiji …

Silakan Berkomentar