Home > HEADLINE > Bangunan Dilalap Api, Red Karaoke Boyolali Rugi Rp 1 Miliar

Bangunan Dilalap Api, Red Karaoke Boyolali Rugi Rp 1 Miliar

Petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang melalap bangunan Red Karaoke Boyolali. Foto Metrojateng
Petugas pemadam kebakaran berusaha menjinakkan api yang melalap bangunan Red Karaoke Boyolali. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Tempat hiburan, Red Karaoke Family, ludes terbakar Selasa (2/12) pagi. Tempat hiburan yang berlokasi di Ngebong, Boyolali Kota itu terbakar diduga akibat korsleting listrik. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Red Karaoke yang menempati gedung bekas menempati gedung bekas kantor Dinpendukcapil dan Kantor Perizinan Terpadu sekitar 1,5 bulan yang lalu itu terbakar sekitar pukul 08.30. Mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari BPBD Boyolali, Surakarta dan Bakorwil II Surakarta, dating membantu menjinak si jago merah yang membakar tempat hiburan milik Riang Sudarsono (48) warga Banaran, Boyolali.

Kebakaran Red Karaoke Family yang berlokasi di jalan Kates itu pun langsung menarik perhatian warga. Apalagi, tempat hiburan tersebut berada di dekat pasar Ngebong. Mereka berdatangan, namun tak bisa berbuat banyak karena api dengan cepat membesar dan merembet.

Kapolsek Boyolali Kota AKP Demianus Palulungan mengatakan, kebakaran kali pertama diketahui oleh sejumlah pekerja setempat. Antara lain saksi Suwadi, Widodo, Trimo dan Bari masuk sekitar pukul 08.00, melalui pintu depan.

Saat di dalam, mereka mencium bau plastik terbakar. “Kemudian saksi mengecek ruang asal bau tersebut yang berasal dari room (ruang) Rembo. Tetapi, saksi saat itu tak curiga,” kata AKP Demi.

Di ruangan paling depan dekat pintu masuk itu, didapati perangkat karaoke belum dimatikan listriknya. Tiba-tiba listrik padam. Tak lama kemudian diketahui asap sudah membumbung tinggi di atas genteng dan terjadi kebakaran.

Petugas dari Polsek Boyolali Kota dan Polres Boyolali pun segera datang ke lokasi kejadian. Tiga unit mobil Damkar BPBD Boyolali pun langsung meluncur untuk memadamkan api. Disusul Damkar dari Surakarta dan Bakorwil Surakarta. “Api dapat dipadamkan sekitar pukul 10.30. Api diduga berasal dari konsleting listrik,” jelasnya.

Nilai kerugian sekitar Rp 1 miliar. Terdiri perangkat komputer karaoke sebesar Rp 850 juta dan bangunan sekitar Rp 150 juta.

Kepala BPBD Boyolali, Suyitno didampingi Kasi Kedaruratan, Kurniawan Fajar Prasetyo mengatakan, kebakaran menghanguskan sekitar 80 persen tempat hiburan itu. Tidak banyak barang yang berhasil diselamatkan. Apalagi, bahan yang menjadi peredam suara dan banyak barang yang mudah terbakar lainnya membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet. (MJ-07)

 

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar