Home KRIMINAL & HUKUM Awas! Beredar Beras Medium Polesan, Harga Premium

Awas! Beredar Beras Medium Polesan, Harga Premium

13
0
SHARE
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono Memimpin Gelar Perkara Tentang Penyekewengan Pendistribusian Beras Operasi Pasar Bulog di Ditreskrimsus Polda Jateng, Banyumanik, Semarang, Senin (5/2). (foto: metrojateng.com/Efendi)

 

 

SEMARANG – Rice Milling Unit (RMU) Berkah Risqi yang beralamat di Dusun Suren RT 01 RW 03, Tambakreja, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, diduga melakukan penyimpangan pengolahan dan pengemasan beras. Penggilingan pagi yang tercatat sebagai mitra Bulog itu ditengarai melakukan pencucian dan pengemasan ulang beras medium, lalu menjual beras dengan harga premium ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Beras kemasan ulang itu didistribusikan oleh Bulog Divre Jateng melalui RMU Berkah Risqi. Area edarnya meliputi daerah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat. Satgas Pangan Polda Jateng menyebut, RMU Berkah Risqi telah lima tahun menjadi mitra Bulog.

“Pengungkapan ini berawal dari satgas pangan Polda Jawa Tengah yang menganalisa harga beras kualitas medium dijual dengan harga Rp 10.000 sampai Rp 11.500. Lalu petugas kami melakukan pengecekan dan penyelidikan ke Kabupaten Cilacap dan menemukan adanya pemolesan dan pengemasan ulang beras Bulog untuk Operasi Pasar di RMU Berkah Risqi,” ujarnya di Ditreskrimsus Polda Jateng, Banyumanik, Semarang, Senin (5/2).

RMU Berkah Rizqi mendapat pasokan dari Bulog dengan harga Rp 8.100 per kilogram. Namun setelah dikemas ulang, beras tersebut dijual dengan harga Rp 10.000-11.500 per kilogram. “Selama bulan Januari saja pihak tersebut telah meraup keuntungan sekitar Rp 288 juta,” kata Condro.

Dalam sekali pengambilan, pihak tersebut menerima sekitar 10.080 kilogram dari Bulog Divre Jateng. Namun selama bulan Januari 2018 mereka telah melakukan 15 kali pengambilan dengan uang tebusan sekitar Rp 1,23 Milyar. Kemudian setelah dilakukan pemolesan dan pengemasan ulang mereka mendapat hasil penjualan sekitar Rp 1,519 Milyar.

Polda Jateng mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 57 karung beras Bulog, 85 karung beras hasil poles  merek JAGO PELUNG, 78 karung beras hasil poles tanpa merek, 84 karung berisi karung kosong BULOG.

Pemeriksaan terhadap pemilik RMU Berkah Risqi berinisial S masih berlanjut. Jika terbukti melakukan pelanggaran, ia akan diancam dengan Pasal 144 Undang-Undang No. 18 tahun 2012 tentang pangan dan/atau Pasal 110 Undang-Undang No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan serta Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari mengatakan pihaknya akan melakukan pemutusan kerjasama terhadap mitra-mitranya yang kedapatan melakukan pelanggaran. “Kami akan meemberhentikan mitra-mitra kami jika mereka terbukti melakukan pelanggaran, mereka juga akan berhadapan dengan aparat pemegak hukum,” tukasnya. (fen)

 

 

 

iklan dprd