Home > HEADLINE > Apel Setia NKRI, Hendi Pamerkan Kekuatan Massa PDI-P

Apel Setia NKRI, Hendi Pamerkan Kekuatan Massa PDI-P

SEMARANG – Apel siaga untuk mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) digelar serentak di seluruh Jawa Tengah, pada hari ini, Minggu (5/2). Bahkan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi siap menunjukan kekuatan massa partainya untuk menjaga mengawal kedaulatan bangsa Indonesia.

“Sesuai perintah Ibu Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri) pada ulang tahun partai beberapa waktu lalu, bahwa kita siap mengawal pemerintahan Presiden Jokowi. Termasuk soal beredarnya isu rasial keagamaan dan radikal maka kita siap menangkalnya,” kata Hendi, sapaan akrabnya, saat menghadiri apel siaga NKRI di Lapangan Kecamatan Semarang Tengah, Jalan Seteran.

Dalam apel siaga yang dihadiri kader struktur PDIP itu, ia memastikan bahwa partainya punya kekuatan massa yang sangat besar. “Maka kita akan buktikan kalau PDIP punya kekuatan besar dengan basis massa terbesar,” jelasnya.

Soal tuduhan sebagai partai komunis yang berhembus menjelang pelaksanaan Pilkada serentak, ia pun membantah keras. Sebab, PKI sudah tidak ada di negara ini. Justru dirinya akan ikut menangkal gerakan radikalisme, aksi-aksi saling menjelekan termasuk mengawal kasus Ketua Umum Megawati yang dilaporkan ke polisi oleh pimpinan FPI Habieb Rizieq.

“PKI sudah selesai di republik ini, justru kita jaga jangan ada lagi radikalisme, tindakan yang saling menjelekkan sesama anak bangsa. Sebab kalau dibiarkan maka kita tidak akan jadi bangsa yang besar dan kondusif,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengaku isu PKI kembali dihembuskan oleh oknum tertentu untuk menjegal kader partainya yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta 15 Februari nanti.

“Pasti itu dihembuskan saat menjelang Pilkada. Tapi kita telah menyiapkan 50 bus untuk memberangkatkan ratusan kader PDIP saat pencoblosan Pilkada DKI berlangsung. Kita tinggal menunggu instruksi dari pimpinan pusat saja,” tukasnya.

Apel dan upacara bertema Setia Megawati setia NKRI juga dilakukan di Kabupaten Kendal dan Demak.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal Widya Kandi Susanti menegaskan bahwa kader partai harus siap dan siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Widya Kandi mengatakan, apel siaga bertujuan mempersatukan kembali PDIP tidak hanya di Jawa Tengah, tetapi seluruh Indonesia. Kadernya harus siap siaga jika dibutuhkan.

“Apel siaga ini bertujuan mempersatukan kembali kader PDIP seluruh Indonesia. Kader harus siaga jika dibutuhkan. Saat ini sedang terjadi indikasi untuk memecah belah NKRI, bangsa Indonesia, bahkan PDIP,” ujar Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet, Minggu (5/2/2017)

Dikatakan, kadernya siap berangkat ke Jakarta apabila memang dibutuhkan oleh pusat. Apel siaga Setia Megawati Setia NKRI tersebut digelar serentak oleh masing-masing DPC PDI Perjuangan se Jawa Tengah. 

Di Kabupaten Demak, apel ini diikuti lebih dari seribu kader dan simpatisan yang datang dari 14 kecamatan. Fahrudin Bisri Slamet menambahkan bahwa pihaknya siap jika ada perintah turun untuk membela NKRI saat ada kekuatan lain yang ingin menghancurkan.
“Kami sudah komitmen bersama. Demi Indonesia, bu Megawati dan mengawal pemerintahan Pak Jokowi-JK,” tandasnya.(far/MJ-01/MJ-23)
 

Ini Menarik!

Mengunjungi Jejak Sejarah Indonesia di Lawang Sewu

Share this on WhatsAppLawang Sewu dalam bahasa Indonesia berarti “Pintu Seribu”. Warga Semarang menyebutnya demikian …

Silakan Berkomentar