Antisipasi Kegaduhan Pilgub, KPID Perketat Pengawasan Siaran Televisi dan Radio

Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Asep Cuwantoro. (Foto: istimewa)
SEMARANG – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah akan memperketat pengawasan terhadap lembaga penyiaran menjelang dan saat Pilkada berlangsung. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya kegaduhan yang disebabkan oleh siaran lembaga penyiaran.
Wakil Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Asep Cuwantoro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program pembinaan lembaga penyiaran dan strategi pengawasan yang efektif dan efisien. “Jawa Tengah punya hajat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta tujuh Kabupaten dan Kota yang akan menggelar Pilkada, kami harus sigap untuk mensukseskannya melalui siaran yang menyejukkan,” kata Asep, Senin (15/1).
Selama ini, Jawa Tengah dikenal sebagai daerah yang adem ayem. Dia tidak ingin Pilkada menjadikan masyarakat tercerai berai oleh pemberitaan melalui media. Menurut Asep, radio dan televisi yang ada di Jateng harus aktif dan kreatif menyiarkan program pendidikan politik seperti pemberitaan, dialog, talkshow, peatures, dan program lainnya meskipun tidak mendapat iklan dari KPU.
Selain itu, lanjut Asep, radio dan televisi sebagi salah satu pilar demokrasi harus memberikan pemberitaan yang berimbang, proporsional, dan tidak memihak. Pihaknya akan menindak tegas radio atau televisi yang digunakan sebagai corong salah satu calon, pemberitaan tidak berimbang. (ade)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.