Beranda JATENG RAYA METRO SEMARANG Antisipasi Kebocoran, OPD Harus Terapkan Pajak Online

Antisipasi Kebocoran, OPD Harus Terapkan Pajak Online

18
0
BERBAGI
pajak online
Ilustrasi

SEMARANG  – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang didorong untuk menerapkan pembayaran pajak online. Selain mempercepat proses pelayanan pembayaran hal itu juga untuk mengantisipasi ‘kebocoran’ penerimaan pajak yang tidak diinginkan.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang getol mendorong OPD untuk menerapkan pajak online. Langkah awal yang sudah dilakukan adalah menerapkan sistem pajak online dengan teknologi i-tech di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

‘’Teknologi i-tech ini diterapkan terhadap wajib pajak berupa pajak hiburan dengan sasaran wajib pajak berupa tempat hiburan, hotel dan restauran,’’ ujarnya, Selasa (13/3).

Di tahun ini, walikota yang karib disapa Hendi menuturkan, pihaknya juga sudah meminta kepada beberapa OPD yang jumlahnya 16, untuk menerapkan sistem pajak online secepatnya. Yaitu Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan Kota Semarang.

‘’Lalu, kita masuk ke rencana e-retribusi Dinas Pasar (sekarang Dinas Perdagangan), dan e-parking dengan parkir meter di Dinas Perhubungan,’’ katanya.

Dengan perencanaan dan tahapan yang matang, pihaknya berharap di tahun 2019 mendatang beberapa OPD lainnya yang telah ditetapkan juga dapat menerapkan sistem pembayaran pajak online.

Kepala Bapenda Kota Semarang Yudi A Mardiana mengatakan, di tempatnya sistem pajak online sudah diterapkan terutama pada pembayaran pajak hiburan dan restauran. Namun saat ini sedang diusahakan semua pembayaran jenis pajak juga secara online.

‘’Paling tidak di tahun 2019, seluruh pajak dan pendapatan dari beberapa OPD di Kota Semarang bisa menerapkan sistem online tersebut untuk meningkatkan pendapatan dan meminimalisir kebocoran dari perolehan pajak,’’ tegasnya. (duh)