Angka Kecelakaan di Semarang Menurun selama Operasi Ketupat Candi

SEMARANG – Sebanyak enam kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2018 di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Meskipun belum selesai, namun pelaksanaan operasi kali ini dinilai sukses.

Antrean kendaraan terjadi di pintu Tol Manyaran, Sabtu (9/6) siang. Angka kecelakaan lalu lintas di Semarang mengalami penurunan pada musim mudik Lebaran 2018. Foto: efendi

“Sampai saat ini ada enam kecelakaan dengan dua orang korban meninggal, sebenarnya yang satu bukan meninggal karena kecelakaan, namun almarhum meninggal karena terkena serangan jantung sehingga menyebabkan kecelakaan,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi saat dihubungi wartawan, Jumat (22/6).

Ardi juga mengatakan, jumlah tersebut mengalami penurunan secara drastis. Hal tersebut terjadi lantaran kondisi jalan yang lebih bagus dan didukung dengan beberapa infrastruktur yang lebih baik.

“Memang pelaksanaan operasi ketupat masih berlangsung sampai besok Minggu (24/6), tapi kami menilai ini sukses, kecelakaan pun mengalami penurunan, karena didukung dengan kondisi jalan yang lebih bagus serta infrastruktur yang lebih baik seperti adanya beberapa rest area yang memadai,” imbuh Ardi.

Menurut Ardi, dengan adanya rest area yang memadai akan mempengaruhi kondisi fisik pengguna jalan. Dengan berbagai fasilitas yang mendukung para pengguna jalan untuk beristirahat, hal tersebut akan membuat kondisi fisik tetap terjaga.

Sementara, prediksi kemacetan parah yang sebelumnya diperkirakan terjadi di wilayah Kota Semarang, hal tersebut tampaknya meleset. Di puncak arus mudik maupun arus balik, tak ada kemacetan parah di sejumlah ruas jalan di Kota Semarang.

“Prediksi kemacetan di Krapyak tidak terjadi, karena lewat tol fungsional sehingga beban traffict dari Mangkang sampai Krapyak itu tidak terlalu tinggi. Justru di dalam kota yang terjadi kepadatan, di Pandanaran, Tugu Muda, Putaran Simpanglima, namun itu tidak begitu mengganggu arus mudik maupun balik,” kata Ardi.

Ardi juga mengatakan, sejak arus mudik mulai berlangsung beberapa hari lalu, ada sekitar 480 ribu kendaraan yang memasuki Kota Semarang. Namun setelah arus balik mudik, ada sekitar 382 ribu kendaraan yang telah keluar dari Kota Semarang.

“Jadi memang saat ini diperkirakan masih ada yang belum balik sekitar kurang dari 100 ribu. Ya semoga sampai pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2018 selesai semua bisa berjalan aman,” pungkas Ardi. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.