Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Anggota Pramuka di Boyolali Adu Jago Main Egrang

Anggota Pramuka di Boyolali Adu Jago Main Egrang

image
Permainan egrang dilombakan dalam Persari di Kecamatan Musuk, Boyolali.

BOYOLALI – Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) ini menunjukkan kelihaiannya dalam bermain egrang di lapangan Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Boyolali. Tak hanya berjalan maju, bahkan juga mundur.

Berbagai permainan tradisional dilombakan dalam kegiatan perkemahan satu hari (Persari) Pramuka Penggalang se-Kecamatan Musuk, Boyolali (13/8). Antara lain, permainan egrang, bakiak batok dan balap karung. “Selain itu kami juga menggelar lomba memasak untuk peserta Pramuka,” ujar Suwadi, ketua Panitia Persari, di sela-sela kegiatan.

Berbagai permainan tradisional dipilih untuk dilombakan, karena permainan tersebut sudah mulai ditinggalkan anak-anak jaman sekarang. “Jadi ini sekaligus untuk melestarikan berbagai permainan tradisional,” katanya.

Lomba permainan tradisional itu ternyata juga berdampak pada anak-anak di masyarakat. Di wilayah Kecamatan Musuk, saat ini semakin banyak anak yang kembali bermain egrang. “Bahkan, anak kecil banyak yang meminta dibuatkan egrang. Permainan egrang kembali digemari anak-anak,” imbuh dia.

Menurut Suwadi, Persari berlangsung mulai Kamis (13/8) hingga Jumat (14/8). Selain untuk memperingati HUT ke-54 Pramuka, juga untuk menyongsong HUT ke-70 Kemerdekaan RI. Dalam kegiatan ini juga ditampilkan kesenian tradisional tari saleho dari anak-anak peserta Pramuka. Persari yang berlangsung di lapangan Desa Sruni tersebut diikuti 45 Gugus Depan (Gudep) atau SD, se-Kecamatan Musuk.
Kelihaian bermain egrang itu seperti ditunjukkan Slamet, siswa SD Pusporenggo I, Kecamatan Musuk. Siswa kelas VI itu tampak sudah lihai dalam bermain egrang. Bocah bertubuh kecil itu tak hanya mahir berjalan maju. Bahkan berjalan mundur tanpa melihat ke belakang. Tak hanya itu, dia juga menunjukkan sedikit atraksi dengan melewati dua temannya yang duduk. “Saya siswa kelas VI SD Pusporenggo,” kata Slamet.

Dia mengaku sudah sejak kecil bermain egrang. Permainan itu hampir dilakukan setiap hari di rumahnya. Sehingga saat ini bisa bermain permainan tradisional tersebut dengan lihai. Dia pun mengaku senang, bisa ikut tampil dalam lomba egrang dalam kegiatan pramuka tersebut. (MJ-07)

Ini Menarik!

APKS PGRI Jateng, Wadah Peningkatan Mutu Guru

Share this on WhatsApp SEMARANG – Pada puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Persatuan Guru …

Silakan Berkomentar