Anggaran Rusunawa Belum Terserap Maksimal

MAGELANG – Anggaran Rp 4 triliun untuk  pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) ataupun rumah khusus (rusus) tahun anggaran 2018 belum terserap maksimal. Progres masih stagnan dan realisasi baru sekitar 10 persen.

Groundbreaking Rusunawa di Kelurahan Wates, Kota Magelang, Rabu (16/5). Foto: ch kurniawati

“Rusunawa maupun rusus ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Jadi kami akan dorong terus untuk memenuhi target,” kata Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Kahlawi AH di sela-sela groundbreaking pembangunan Rusunawa di Kelurahan Wates, Rabu (16/5).

Acara ini dihadiri Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, anggota Komisi 5 DPR RI, Sujadi dan pelaksana proyek serta seluruh camat dari Kota dan Kabupaten Magelang serta Temanggung. Karena program yang sama juga diterapkan di daerah-daerah tersebut.

Kahlawi mengungkapkan, rusunawa di Wates akan dibangun 4 lantai dengan 58 unit tipe 36, sedangkan rusus akan dibangun 50 unit (kopel) dengan tipe 28.

Dikatakannya, pembangunan Rusunawa dan Rusus ini seiring dengan program pemerintah Satu Juta Rumah yang tersebar di seluruh Indonesia. Tahun ini pihaknya ditarget membangun sekitar 310 tower (rusunawa) dengan 15.000-an unit. Sementara kebutuhan rumah bagi MBR tiap tahun sekitar 800.000 unit.

Dalam ground breaking ini, Kahlawi juga secara simbolis menyerahkan stimulan pembangunan rumah swadaya di Kota Magelang sebanyak 240 unit. Jumlah ini terdiri dari 60 unit di wilayah Magelang Selatan, 60 unit di Magelang Tengah, dan 120 unit di Magelang Utara.

Ia menyebutkan, program swadaya ini nilainya Rp 15 juta/unit, terdiri dari Rp 12,5 juta untuk bahan dan Rp 2,5 juta untuk padat karya tunai. Di Jawa Tengah, jatah program ini paling banyak, yakni 9.000 unit dari total 180.000 unit di seluruh Indonesia. Di wilayah Kabupaten Magelang, rusunawa dibangun di tiga lokasi. Sedangkan di Kabupaten Magelang di satu titik lokasi.

Diberikan pula program rumah swadaya ke 1.509 unit rumah di Temanggung dan 1.790 unit rumah di Kabupaten Magelang. Secara simbolis dana stimulasi diserahkan ke camat masing-masing yang hadir dalam acara ground breaking.

Sementara itu, Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, nilai Rp 4 miliar lebih bagi Kota Magelang sangat besar. Besar harapan pula proyek selesai sesuai rencana dan spesifikasi serta cepat dimanfaatkan masyarakat.

“Pesan saya satu, jangan sampai ada hal tidak baik dalam pembangunan ini,” katanya. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

49 − = 48

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.