Ancaman Badai Maria, Warga Pesisir Jateng Diminta Waspada

SEMARANG – Sejumlah warga yang tinggal di bibir pantai selatan Jawa Tengah diminta menghentikan aktivitas melautnya menyusul munculnya badai tropis Maria yang bersumber dari Samudera Pasifik di sisi timur Filipina.

Ilustrasi. Warga di pesisir pantai diimbau mewaspadai peningkatan gelombang laut karena dampak Badai Maria. Foto: metrojateng.com/dok

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko mengungkapkan, badai tropis Maria terjadi akibat hembusan angin yang kuat dari bagian timur Filipina kemudian menuju tenggara Papua sehingga berimbas pada wilayah-wilayah Indonesia yang berada pada bagian tekanan udara yang rendah.

Iis bilang berdasarkan pentauan kecepatan angin sepanjang hari kemarin dan hari ini, Kamis (5/7), telah mencapai 25 knot. Bahkan, di kawasan Pos Pengamatan Bandara Tunggul Wulung Cilacap, angin bergerak dengan kecepatan 25 knot.

“Dampak yang paling dirasakan kemungkinan berada di Pulau Sumatera. Tetapi di area Jawa Tengah sendiri, terpaan badai tropis Maria membuat gelombang Laut Jawa meninggi 1,5 meter sampai 2,5 meter,” ungkap Iis.

Iis juga mengatakan untuk wilayah tepi pantai selatan Jawa Tengah, terdapat peningkatan tinggi ombak perairan Samudera Hindia. Ketinggiannya mencapai 4-5 meter.

Iis menambahkan angin kencang badai Maria diperkirakan akan terus berlangsung hingga tiga hari ke depan. Badai Maria telah memicu perubahan pusat tekanan rendah di Samudera Hindia bagian barat daya Sumatera dan pusat tekanan tinggi Samudera Pasifik tenggara Australia.

Ia mengingatkan kepada masyarakat di tepi pantai utara maupun selatan Jawa Tengah supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena ini. Para nelayan, kata Iis sebaiknya mengurungkan niatnya untuk melaut maupaun berhati-hati saat menjala ikan di lautan lepas.

“Pada akhir pekan bisanya juga banyak wisatawan berkunjung ke laut, diimbau untuk tidak mandi di laut karena gelombang tinggi sangat berbahaya,” tukasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.