Alasan Mengapa Lasem Wajib Masuk Daftar List Traveling

Kawasan Karangturi, Lasem. (foto: metrojaten.com/ Fitri Eka M)

Lasem merupakan kawasan pecinan yang terletak di Kabupaten Rembang. Jarak tempuhnya yang hanya tiga jam dari Kota Semarang membuat tempat ini wajib masuk daftar tempat tujuan travelingmu. Mengapa begitu?

Sarat akan Sejarah

Menambah pengetahuan saat berwisata merupakan bonus untuk kalian yang suka jalan-jalan. Berbagai peninggalan jaman dulu bisa kita temukan di Lasem. Ornamen bangunan bisu yang syarat akan sejarah membuat kita seolah flash back kemasa lampau. Berikut tempat bersejarah yang kalian bisa kunjungi di Lasem.

  1. Kelenteng Cu An Kiong
Kelenteng Cu An Kiong. (foto: metrojateng.com/Fitri Eka M)

Kelenteng yang terletak di Jalan Dasun No 16, Lasem, Rembang ini memiliki sejarah yang mengesankan. Diperkirakan dibangun pada abad 16, konon merupakan kelenteng tertua di Lasem. Kelenteng yang antik nan klasik ini memiliki arsitektur yang hampir semua asli dari awal dibangun hingga sekarang, hanya pintu masuk depan yang diperlukan pengecetan ulang, selebihnya kita akan terkagum akan mahakarya kelenteng super jadul ini. Ukiran-ukiran kayu jati, lukisan dinding marmer, serta tiang-tiang asli kayu jati seolah titisan tangan dewa lah yang menciptakan seni nan mengagumkan ini.

 

  1. Rumah Candu, Lawang Ombo
Lawang Ombo, disebut juga Rumah Candu karena dulu merupakan gudang untuk penyelundupan candu. (foto: metrojateng.com/Fitri Eka M)

Masih di daerah yang sama, bergeser sedikit ke arah barat dari Kelenteng Cu An Kiong, Lawang Ombo juga merupakan destinasi wisata lasem yang sarat akan sejarah. Tempat yang  dibangun 1860an ini merupakan cikal bakal penyelundupan candu pada jaman Belanda.

 

  1. Pabrik Tegel LZ
Mesin pres untuk membuat tegel. Mesin tua buatan Jerman ini masih digunakan hingga sekarang. (foto: metrojateng.com/Fitri Eka M)

Berada di Jalan Raya Lasem, pabrik penghasil tegel bermerek LZ ini juga wajib masuk ke dalam list saat berada di Lasem. Untuk masuk ke pabrik kita diwajibkan membayar Rp 10.000 per-orang agar bisa melihat kejayaan pabrik tegel pada masa lampau. Memasuki kawasan pabrik, kita akan disambut oleh halaman luas yang dipenuhi pohon rindang.

Meskipun sudah tidak sejaya dahulu, Pabrik ini masih memproduksi Tegel LZ yang bisa kita lihat di belakang halaman rumah. Selain itu, kita juga bisa melihat katalog Tegel LZ yang tersedia di rumah yang beraksitektur indis ini.

Melihat Proses Pembuatan Batik

Proses pembuatan batik Lasem. (foto: metrojateng.com/Fitri Eka M)

Lasem juga terkenal dengan batiknya, coraknya yang unik dan khas memiliki tempat indah tersendiri di hati pecinta batik. Nah, salah satu toko Batik Ningrat di Jalan Lontong Tuyuhan, Desa Sumbergirang juga wajib untuk disatroni. Bukan hanya bisa berbelanja batik saja, kita juga bisa melihat proses pembuatan batik mulai dari mengelet, mola, nglengkreng, isen-isen, nerusi, nembok, ngelir, lorot hingga menjemur batik.

Bagus Untuk Content Instagram

Sambil menyelam minum air, mungkin itu pribahasa yang pas untuk hal ini. Selain sarat akan sejarah, Lasem juga bisa memberikan kesegaran content di instagram kita loh, misalnya dengan mengelilingi kampung karang turi, yang sering dijuluki tiongkok kecil ini. Sepanjang jalan ini kita akan disuguhi banyak sekali rumah bergaya tionghoa dan indis, dengan bangunan dan pintu-pintu rumah yang terkesan vintage pasti membuat feed instagram jadi kece.

Nah banyak hal seru yang bisa kita lakukan di Lasem kan? Tunggu apa lagi, yuk masukkan Lasem sebagai destinasi wajib weekend nanti. (Fitri Eka M)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.