Aksi Taruna Akpol Tangkap Penjahat Saat Pesiar

taruna akpol
Empat taruna Akpol yang berhasil menangkap tersangka pencuri di Java Mal Semarang. (foto: metrosemarang.com/Efendi)
SEMARANG  – Penangkapan dua tersangka pencurian dengan pemberatan yang beraksi di Java Super Mall, Semarang pada Minggu (8/4) lalu tak lepas dari peran empat brigadir taruna akpol. Mereka berempat berhasil mematikan langkah tersangka saat berusaha kabur setelah menggasak sebuah tas milik korban.
“Kami awalnya sedang melaksanakan pesiar dan berada di salah satu toko aksesoris handphone. Tiba-tiba ada ibu-ibu teriak ‘maling-maling.’ Seketika itu juga ada orang lari di belakang kami kemudian kami berempat langsung berinisiatif mengejar tersangka. Alhamdulillah kami berhasil mengamankannya,” kata salah satu taruna, Brigadir tingkat II Taruna Akpol Fitra Darlian saat mengikuti gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (10/4).
Saat itu, keempat taruna mengejar dan berhasil menangkap satu tersangka bernama Faizal Ramadhana (24). Mereka juga sempat melerai masyarakat yang sedianya ingin main hakim sendiri karena geram atas apa yang dilakukan oleh tersangka. Namun satu tersangka lainnya yakni Edi Junaedi (42) berhasil kabur menunggang angkot dari Java Super Mall yang kemudian menuju arah Solo menggunakan bus.
“Tersangka kemudian kami serahkan ke Pos Jaga depan. Di depan tampaknya juga ada masyarakat yang sudah menunggu dan ingin main hakim sendiri. Namun kami sebagai seorang calon penegak hukum, berusaha untuk mengamankan pelaku agar tidak terjadi main hakim sendiri,” imbuh
Tak hanya itu, dalam penangkapan tersangka Farizal, Fitra bersama tiga rekannya juga melakukan penggeledahan terhadap tersangka untuk memastkan apakah ada senjata tajam atau benda membahayakan lainnya yang ada pada tubuh tersangka. Namun hal itu tidak ditemukan dan langsung menyerahkan kepada kepolisian.
Pihak polisi saat itu langsung menindaklanjuti kasus tersebut dengan mengejar satu tersangka lainnya yang kabur ke Solo menggunakan bus. Pada malam hari, tersangka Edi berhasil diringkus di sebuah kamar di Hotel Wiryowinoto, Solo.
“Jadi kedua tersangka ini memang sudah beraksi lebih dari satu kali di Semarang. Mereka mengaku baru satu bulan di Semarang. Tinggalnya pindah-pindah. Dan kami sangat mengapresiasi atas respon cepat yang dilakukan oleh para taruna ini, ini sangat membantu kami,” imbuh Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi.
Keempat taruna yang terlibat dalam penangkapan ini ialah Fitra Darlian, Dwita Pratama, Januari A Lintang, dan Bhakti Heriawan. Keempaatnya merupakan Brigadir tingkat II taruna Akpol.
Sedangkan kedua tersangka kini harus mendekam di dalam tahanan Polrestabes Semarang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun penjara. (fen)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 45 = 55

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.