Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Ajaib, Nenek 92 Tahun Ini Selamat Meski Tertimbun Reruntuhan Bangunan

Ajaib, Nenek 92 Tahun Ini Selamat Meski Tertimbun Reruntuhan Bangunan

Anggota Polres Boyolali bersama warga kerja bakti membersihkan puing rumah Mbah Srinem. Foto Metrojateng
Anggota Polres Boyolali bersama warga kerja bakti membersihkan puing rumah Mbah Srinem. Foto Metrojateng

BOYOLALI – Mbah Srinem nyaris celaka saat rumahnya yang terbuat dari gedhek  tiba-tiba roboh. Nenek berusia 92 tahun warga Dukuh Sidomulyo, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo itu tak sempat menyelamatkan diri dan tertimpa puing-puing rumahnya.

Mbah Srinem mengalami luka di lengan tangan kanannya. Puluhan anggota Polres Boyolali dikerahkan ke lokasi untuk bersama warga setempat, melakukan kerja bakti membersihkan puing reruntuhan rumah korban, Kamis (4/9).

Rumah Mbah Srinem tiba-tiba roboh pada Rabu (3/9) petang. Saat kejadian, Mbah Srinem yang tinggal di rumahnya seorang diri tak sempat menyelamatkan diri. Warga sekitar bergegas menuju rumah korban. Mereka segera mencari Mbah Srinem di bawah reruntuhan rumah.

Setelah ditemukan, dia segera dievakuasi ke rumah anaknya, Suroso (49), yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban. Akibat kejadian itu, Mbah Srinem mengalami luka di tangan kanannya.

Ketua RW 001, Desa Dlingo, Priyo Mulyono, mengatakan setelah mengetahui rumah Mbah Srinem roboh, pihaknya langsung mengajak sejumlah warga untuk memeriksa kondisi rumah tersebut. “Ternyata Mbah Srinem saat itu di dalam rumah dan sudah tertimpa bangunan rumah,” kata Priyo Mulyono, kepada wartawan di lokasi.

Sedangkan anak korban, Suroso, mengaku tidak mengetahui pasti kejadian saat rumah ibunya itu roboh. Dia mengaku saat pulang dari sawah, rumahnya sudah berkumpul banyak warga. “Saya pulang dari sawah, di rumah sudah berkumpul para warga dan rumah ibu saya ternyata sudah ambruk,” katanya.

Polres Boyolali dipimpin langsung Kapolres AKBP Budi Sartono Kamis (4/9), mengerahkan anggotanya untuk membantu korban. Bersama warga setempat, polisi kerja bhakti membersihkan puing reruntuhan rumah korban.

Sekretaris Desa (Sekdes) Dlingo, Suwandi, menduga penyebab rumah korban roboh, karena kondisinya yang memang sudah lapuk dimakan usia. Selain itu juga sudah lama tidak dilakukan rehab. Untuk itu pihaknya akan segera melaporkan kejadian itu ke Pemkab Boyolali. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar