Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425
Home > JATENG RAYA > METRO SOLO > Adu Muka Shogun vs Supra, Dua Tewas di Jalur Tengkorak Solo – Semarang

Adu Muka Shogun vs Supra, Dua Tewas di Jalur Tengkorak Solo – Semarang


Notice: Array to string conversion in /home/metg6994/public_html/wp-content/plugins/jetpack/modules/carousel/jetpack-carousel.php on line 425

laka boyolali tewas

BOYOLALI – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Solo-Semarang wilayah Boyolali. Dua orang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat tabrakan di jalan turunan wilayah Dukuh Kenteng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kamis (28/8) malam. Peristiwa kecelakaan lalulintas tersebut terjadi sekitar pukul 18.30.

Kedua korban yakni Rukhimatun (35) warga Dukuh Berdug Kidul, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, pengendara motor Honda Supra X 125 bernomor polisi AD 6667 BH dan Adjie Wibowo (35) warga jalan Tanggulrejo, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Salatiga. Adjie Wibowo adalah pengendara motor Suzuki Shogun H 4471 KC.
Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kasatlantas AKP Priyono dan Kanitlaka Aiptu S Widodo mengatakan, kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pandan Arang, Boyolali. Namun karena luka parah yang dialaminya, kedua korban akhirnya menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Kejadian lakalantas itu bermula ketika korban Rukhimatun yang mengendarai motor Honda Supra, AD 6667 BH melaju dari arah selatan ke utara atau dari arah Solo ke Semarang. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berjalan terlalu ke kanan. Diduga hendak membelok, masuk ke jalan kampung. Sementara dari arah berlawanan melaju motor Suzuki Shogun H 4471 KC yang dikendarai Adjie Wibowo, diduga dalam kecepatan tinggi.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan pun tak dapat dihindarkan. Kedua motor itu bertabrakan adu muka di ruas jalan yang kondisinya menurun tersebut. Suara benturan yang cukup keras mengagetkan warga sekitar. Warga pun bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Kejadian itu juga segera dilaporkan ke polisi untuk penanganan lebih lanjut. Korban yang mengalami luka serius segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. “Kedua korban meninggal dunia di rumah sakit,” kata AKP Priyono.
Menurut Priyono, dari hasil olah TKP, kecelakaan lalulintas itu diduga karena kekurang-hatian. Apalagi, kondisi jalan menurun dan cukup gelap karena lampu penerangan jalan umum (PJU), di lokasi itu padam.

Kedua motor itu sama-sama ringsek dibagian depan. Karena kedua pengendara motor tewas atau tersangkanya juga tewas, maka kasus itupun dinyatakan gugur demi hukum. “Kasusnya di-SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) atau gugur demi hukum, karena tersangkanya juga meninggal dunia sehingga tidak ada yang bisa dituntut,” tandas Priyono didampingi S Widodo.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk waspada dan hati-hati, saat melintas di jalan Boyolali-Ampel itu. Karena jalannya banyak turunan, tanjakan dan tikungan tajam serta rawan kecelakaan. (MJ-07)

Ini Menarik!

Ini Bocoran Menu Pesta Pernikahan Kahiyang

Share this on WhatsAppSEMARANG – Sebuah tempat persewaan alat pesta di Semarang bernama ADA mendapat …

Silakan Berkomentar