Beranda PLESIRAN Ada Curug Petilasan Joko Tingkir di Ngaliyan

Ada Curug Petilasan Joko Tingkir di Ngaliyan

378
0
Curug Wangi di Desa Podorejo Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Warga Podorejo Kecamatan Ngaliyan kini sedang mengembangkan potensi wisata alam yang dimilikinya. Adalah Curug Wangi, yang konon katanya merupakan jejak peninggalan Joko Tingkir pada zaman dahulu berpotensi menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang ke Podorejo.

Ketua RW 7 Kelurahan Podorejo Kecamatan Ngaliyan, Suparman menceritakan, Curug Wangi dulunya adalah tempat mandi Joko Tingkir yang dibuat dengan tangan kosong. Berjarak 700 meter dari curug, terdapat pertapaan Joko Tingkir yang sampai saat ini masih ada.

“Mitosnya, dinamakan Curug Wangi karena di sini dulu tidak boleh ada wewangian lewat curug. Namun itu hanya cerita rakyat. Dari saya kecil sampai sekarang juga tidak terjadi apa-apa. Bahkan curug itu adalah lokasi favorit anak-anak untuk mandi pada waktu saya kecil,” katanya, Sabtu (24/2).

Curug ini mulai dikembangkan setelah Pemerintah Kota Semarang membangun jembatan yang menghubungkan lingkungan warga dengan kawasan curug. Warga menilai akan sangat sayang jika potensi wisata ini tidak dikembangkan.

Untuk menuju curug, hanya diperlukan berjalan kaki sekitar 300 meter dari rumah warga. Nantinya, akses menuju curug akan diperbaiki serta dibangun beberapa fasilitas penunjang, seperti toilet umum dan gazebo yang menjual makanan.

“Tahun ini kami akan ajukan bantuan ke Pemkot Semarang untuk membuka akses dan prmosi. Selain keindahan alam, kami juga ingin menyediakan flying fox yang jaraknya sekitar 100 meter. Ada juga river tubing dari Podorejo hingga Mangkang yang berjarak sekitar 10 Km,” tambahnya.

Dia berharap, adanya Curug Wangi ini akan menambah destinasi wisata di Kota Semarang, mengingat saat ini referensi wisata alam masih banyak berkiblat di Kabupaten Semarang. (ade)