Home > JATENG RAYA > METRO SEMARANG > Abu Vulkanik Gunung Slamet Tak Ganggu Penerbangan

Abu Vulkanik Gunung Slamet Tak Ganggu Penerbangan

image

SEMARANG- Gerimis abu bercampur pasir dari puncak kawah Gunung Slamet telah mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Tegal dan Brebes. Namun hingga hari ini belum berdampak serius pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

General Affairs and Communication Section Head of PT Angkasa Pura I Bandara Udara Ahmad Yani, Semarang Anom Fitrianggono mengatakan, sejauh ini dampak abu vulkanik letusan Gunung Slamet belum berimbas pada lalu lintas penerbangan.

“Sampai saat ini masih normal. Dan jadwal penerbangan masih lancar. Kalau ada masalah keterlambatan bukan karena abu vulkanik, tapi faktor lain, ” kata dia, Jumat (12/9).

Berdasarkan pemberitahuan dari BMKG Provinsi Jateng, kata Anom, debu vulkanik Gunung Slamet yang mengitari lima kabupaten di Jateng mengarah ke timur tenggara menuju Barat, sehingga lalu lintas penerbangan baik dari Jakarta-Semarang maupun sebaliknya tidak terdampak.

“Jadi debunya tidak ke Utara. Menurut BMKG intensitas debu Gunung Slamet saat ini tipis. Sehingga tidak mengganggu penerbangan, ” kata Anom.

Selain itu, lanjut dia, belum ada informasi resmi dari Air Nas terkait gangguan penerbangan baik dari Jakarta-Semarang maupun Semarang-Jakarta via Bandara Internasional Ahmad Yani. “Kondisi penumpang juga masih normal. Tidak ada yang khawatir. Saat weekend seperti ini justru relatif naik, ” imbuh dia.

Kendati demikian, pihaknya terus melakukan update informasi terbaru terkait peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Slamet bersama BMKG terkait. Hal itu agar kondisi seperti meletusnya Gunung Kelud beberapa waktu lalu tidak terulang lagi. Di mana debu vulkaniknya sempat menghambat aktivitas penerbangan Jakarta-Semarang dan Jakarta-Surabaya.(MJ-03)

Ini Menarik!

Akhir Pekan, Artis FTV Ini Jajal Turntable E Plaza

Share this on WhatsApp SEMARANG – Akhir pekan kali ini, Entertainment Plaza Semarang akan menghadirkan …

Silakan Berkomentar