Home > JATENG RAYA > Abdul Hafidz Tak Berani Keluarkan Statemen Resmi Terkait Pelabuhan

Abdul Hafidz Tak Berani Keluarkan Statemen Resmi Terkait Pelabuhan

SEMARANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz belum bersikap tegas terkait Pelabuhan Tanjung Bonang di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, yang telah beroperasi secara illegal. Ia menyatakan, menunggu perintah resmi dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Padahal, berbagai kalangan meminta Abdul Hafidz, sejak masih menjadi Pelaksana Tugas Bupati, menutup sementara pelabuhan itu selama izin operasional belum terbit. Berkali-kali Ganjar juga berkomentar di media, meminta Pemkab Rembang bersikap tegas.

“Itu kewenangan pak gubernur, nanti tunggu apakah beliau membentuk tim gabungan untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut. Sepanjang belum ada surat resmi dari pak gubernur kami belum bisa statemen,” katanya, kepada metrojateng.com usai pelantikan dirinya di Gubernuran, Senin (6/4).

Dijelaskannya, pihaknya sedang mengurus rencana induk pelabuhan (RIP) Tanjung Bonang. “Pak gubernur meminta perizinan segera diurus. Ini kita sedang urus RIP, diikuti izin-izin lain terutama izin operasional,” katanya.

Disinggung soal uang retribusi pelabuhan, Hafidz mengaku tidak tahu. Ia hanya mendapat laporan bahwa ada penarikan retribusi oleh para investor reklamasi pelabuhan.

“Saya juga tidak tahu (larinya uang retribusi), karena belum ada regulasi. Itu yang narik internal para investor. Jadi yang melakukan reklamasi-reklamasi itulah yang menarik. Kalau dari KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan) memang ada tarikan tetapi masuknya ke pendapatan negara,” jelasnya. (byo)

Ini Menarik!

​Sopir Mengantuk, Avanza Tabrak Trailer Parkir

Share this on WhatsApp  KENDAL – Mobil Toyota Avanza bernomor polisi H8646BY ringsek setelah menabrak …

Silakan Berkomentar