Beranda JATENG RAYA METRO KEDU 7.000 Pelajar Magelang Ikuti Tarhib Ramadan

7.000 Pelajar Magelang Ikuti Tarhib Ramadan

9
0
BERBAGI

MAGELANG – Ribuan pelajar tingkat PAUD hingga SMA mengikuti Tarhib Ramadan, Senin (14/5). Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Kota Magelang ini bertujuan untukĀ  mensiarkan dan menggaungkan bulan suci Ramadan.

Ribuan pelajar Magelang mengikuti Tarhib Ramadan, Senin (14/5). Foto: ch kurniawati

“Juga untuk melatih putra putri kita agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” kata Taufik Nurbakin, kepala Dinas Pendidikan Kota Magelang di sela-sela kegiatan.

Dia menyebutkan, Tarhib Ramadan tahun ini diikuti oleh sedikitnya 7.000 peserta. Terdiri dari siswa PAUD 1.000 anak, siswa TK/RA 1.100 anak, siswa SD/MI 600 anak, perwakilan SMP/MTs 450 anak, perwakilan SMA/SMK 350 anak, perwakilan siswa Ikhsanul Fikri 2.000 anak, dan perwakilan siswa Muhammadiyah 2.000 anak.

“Total ada sedikitnya 7.000 anak yang ikut dalam pawai taaruf hari ini. Mereka dibagi dalam tiga rute. Ruter pertama keliling alun-alun, rute kedua alun-alun kemudian jalan pemuda dan finish di kampus Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), rute ketiga keliling alun-alun kemudian Tuguran dan finish Ikhsanul Fikri,” urai Taufik.

Para siswa dengan bersuka cita mengikuti Tarhib Ramadan ini. Mereka juga membawa poster-poster yang isinya ajakan untuk menjalankan puasa dengan khusuk dan ikhlas.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Ir Sigit Widyonindito saat membuka acara ini mengatakan, pemerintah Kota Magelang memiliki visi sebagai kota jasa yang modern dan cerdas dilandasi masyarakat sejahtera dan religius. Untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan upaya bersama, termasuk membangun karakter generasi muda yang ada.

“Membangun karakter anak (generasi muda) bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melalui pawai taaruf,” ujar Sigit Widyonindito.

“Dan kegiatan ini merupakan nafas, semangat saya untuk mewujudkan visi Kota Magelang sebagai kota modern dilandasi masyarakat yang sejahtera dan religius,” imbuh Sigit.

Menurutnya, dengan generasi yang maju dan cerdas serta soleh, akan bermanfaat bagi diri sendiri, nusa bangsa, dan agama.

“Saya bercita-cita seluruh anak di Kota Magelang bisa kita libatkan dalam kegiatan keagamaan. Jadi kita membangun karakter tidak hanya di permukaan yang kelihatan saja, tapi seluruh anak kita ajak,” ungkapnya. (MJ-24)