5.000 Tusuk Sate Kere Dibagikan Gratis di Solo Indonesia Culinary Festival

SOLO – Sebanyak 5.000 tusuk sate kere dibagikan gratis kepada masyarakat, yang menandai pembukaan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2018. Event ini dihelat selama empat hari, 12-15 April 2018 di Stadion Mahanan.

Ribuan warga membakar sate kere yang dibagikan gratis di acara Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2018, di Stadion Manahan, Solo, Kamis malam (12/4). Foto: metrojateng.com

Tak hanya pembagian gratis 5.000 tusuk sate kere, acara SICF yang digelar setiap tahunnya ini juga akan membagikan ribuan nasi liwet dan tengkleng gratis setiap harinya.

Hal itulah yang membuat antusias masyarakat untuk hadir dalam event tersebut. Salah seorang pengujung, Rosita mengaku rela menunggu hingga larut malam demi mendapatkan sate kere yang menjadi makanan khas tradisional.

“Tahun lalu ke acara yang sama juga, tapi baru kali ini ikut makan sate gratis. Tadi sempat hujan ya terus nunggunya lama. Tapi acaranya asyik soalnya semua makanan itu dipusatkan jadi satu tempat, jadi gampang,” ujar Rosita, Kamis (12/4) malam.

Kuliner tempo dulu menjadi tema utama gelaran yang telah memasuki tahun kelima tersebut. Selain menyajikan makanan tradisional, gelaran tahunan tersebut menyajikan 170 stan makanan baik tradisional maupun makanan modern atau kekinian.

Tak hanya food bazar makanan modern, di sudut lokasi tersebut terdapat display kuliner tradisional dan demo dapur tempo dulu. Ada juga display warung ndeso yang menyajikan berbagai masakan tradisional yang jarang ditemui. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 4 = 6

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.