Rawat Rayyan, Polisi Ini Dapat Penghargaan

anggota polrrs magelang rawat rayyan
Bocah Al Rayyan Dizkri Nugraha (10) yang berfoto bersama dengan Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo dan ayah angkatnya Aipda Donny Sugiharto serta para penerima penghargaaan karena kinerjanya yang diatas rata-rata, usai apel pagi di mapolres setempat, Rabu (7/3). (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

 

MAGELANG – Masih ingat dengan Al Rayyan Dzikri Nugraha? Ya, dialah bocah 10 tahun yang terpaksa berulang-ulang bolos sekolah, demi merawat ibunya yang sakit. Karena gagal ginjal dan pembengkakan jantung, ibu Rayyan harus dirawat di RSUD Tidar. Rayyanlah yang setiap hari berperan sebagai pendamping pasien untuk ibunya.

Kabar tentang Rayyan menarik simpati berbagaui pihak, mulai dari warga, instansi pemerintah, hingga calon gubernur. Tak ketinggalan, Aipda Donny Sugiarto, anggota Bitara Pembina keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Mertoyudan Kabupaten Magelang.

Donny merupakan warga desa Ngleses Kecamatan Candimulyo. Ia mengangkat Rayyan sebagai anak asuh. Merawat, memenuhi segala kebutuhan dan menghimpun bantuan untuk pendidikan Rayyan, juga biaya berobat ibunya.
Karena langkahnya itu, Donny diganjar penghargaan bidang kemanusiaan oleh Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo.

Ditandai dengan pemberian piagam saat apel pagi di Mapolres Magelang, Rabu (7/3). Hari menjelaskan, penghargaan ini patut di terima Aipda Donny karena menjadi teladan bagi masyarakat. Disisi lain, juga mampu mengangkat citra insititusi kepolisian. Hari mengatakan, penghargaan akan selalu diberikan kepada anggota yang memiliki kualitas kerja di atas rata-rata dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pemberian penghargaan ini, imbuh Hari, diharapkan menjadi motivasi kepada seluruh anggota polisi untuk melakukan hal-hal positif di sela tugas rutin sebagai abdi negara. Hal positif sesuai bidang masing-masing itu bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri di tengah masyarakat.

Bagi Donny, ini menjadi motivasi dirinya dan anak asuhnya, Rayyan, agar semakin bersemangat menjalani kehidupan ke depan. “Ini menjadi pembelajaran kami untuk selalu berbuat baik terhadap sesama. Insyaallah, orang yang berbuat baik akan mendapatkan hal dan bertemu dengan orang-orang baik,” kata Donny.

Rayyan yang juga diundang untuk menghadiri acara pemberian penghargaan itu mengucapkan selamat untuk ayah angkatnya. “Selamat Om Donny, Rayyan ikut senang. Jangan lupakan Rayyan,” ucap bocah kelas 3 SDN Mertoyudan 3 Kabupaten Magelang itu.
Selain Donny, penghargaan serupa juga diberikan kepada tiga anggota Polres Magelang yang lain.

Salah satunya Ipda Winadi untuk kategori kepedulian terhadap kelestarian kesenian tradisional. Winadi adalah Kanitbintibmas di Satuan Bimbingan Masyarakat yang kerap menghibur masyarakat dengan kesenian wayang dan klenongan.

Juga kepada Ipda Kukuh Tirto Satria untuk kategori kepedulian sebagai penggerak ekonomi makro. Dia mempunyai keahlian membuat kerajinan batik, yang usahanya menjadi destinasi wisata di Kabupaten Magelang. Warga Borobudur itu juga memberikan edukasi tentang batik Indigo.

Penghargaan diberikan kepada Aiptu Suryono untuk ketegori kepedulian terhadap olahraga. Kanit Provos Polsek Salam itu memiliki klub sekaligus melatih olahraga bola voli. Khususnya bagi anak-anak muda di sekitar tempat tinggalnya. Klubnya bahkan telah menelurkan atlet-atlet olahraga voli profesional. (MJ-24).

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

80 − 71 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.