10 Wanita Dilantik Menjadi Banpol

Walikota Magelang Sigit Widyonindito mengukuhkan Banpol PP dalam apel di halaman Pemkot Magelang, Kamis (18/1). (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

 

MAGELANG – Sebanyak 10 personel wanita dikukuhkan menjadi banpol PP 2018 oleh Walikota Magelang, Sigit Widyonindito, Kamis (18/1). akan ditugaskan untuk melakukan pengamanan di objek-objek vital Kota Magelang. Terutama wahana dancing fontain (air mancur menari) di alun-alun Magelang.

Kepal Satpol PP Kota magelang, Singgih Indri Pranggana mengatakan, mereka juga akan bertugas melakukan pengamanan di kawasan Jalan Pemuda, Jalan Mataram, dan Jalan Sriwijaya. “Para wanita banpol ini akan berkelilung bersama dengan petugas Satpol lain yang sudah ada,” terangnya.

Dalam prakteknya nanti, para banpol diharapkan bertugas dengan mengedepankan gerakan persuasif dan humanis. Sehingga, kesan kinerja Satpol yang serba menekan bisa hilang. Singgih mengatakan, Satpol PP ingin menampakkan wajah baru dengan adanya banpol.

Walikota Magelang, Sigit Widyonindito meminta supaya banpol bisa membantu kelancaran kerja Satpol PP di lapangan. Menurutnya, tantangan profesionalisme ke depan adalah bagaimana menegakkan peraturan daerah dengan humanis dan persuasif.

“Akan ada semakin banyak tantangan yang kompleks. Untuk itu dibutuhkan loyalitas, komitmen tinggi, dan patuh pada pimpinan,” katanya. Menurut Sigit, penegakan perda dan penertiban kondisi Kota Magelang bukan semata-mata tugas dari Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Linmas, namun seluruh warga.

“Dibutuhkan sinergitas antara semua pihak. Apa yang sudah baik, pertahankan. Mari saling bahu membahu untuk mewujudkan Kota Magelang yang kondusif dan aman,” himbaunya.

Dalam pengukuhan yang berlangsung di halaman depan Setda Kota Magelang Para wanita ini cukup menyita perhatian, saat mereka unjuk kebolehan baris berbaris. Turut serta dikukuhkan 10 banpol pria dalam apel pagi di halaman depan Pemkot Magelang. Mereka merupakan warga umum yang di seleksi sesuai ketentuan.

Sigit menegaskan kepada pasukan Banpol agar segera menyesuaikan diri dengan Satpol PP. “Bangun kebersamaan dan solidaritas penegakan Perda. Kembangkan pemikiran ide kreatif sebagai solusi hadapi permasalahan di lapangan, dan hindari hal-hal yang tidak terpuji,” pungkas Sigit. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 4 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.