Beranda JATENG RAYA Sekda Kota Semarang Diganti

Sekda Kota Semarang Diganti

46
0
BERBAGI
Proses pengambilan sumpah jabatan dalam mutasi pejabat di Pemerintah Kota Semarang. (foto: metrosemarang.com/Muhamad Masrukhin)

SEMARANG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara mengejutkan mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Adi Trihananto. Setelah lengser Adi diberikan jabatan menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang.

Pergantian ini dilakukan dalam kegiatan Pengucapan/Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Semarang, yang berlangsung di Gedung Moch Ihsan Balaikota Semarang, Senin (8/1).

Sedangkan Kepala Dispendukcapil Kota Semarang sebelumnya Mardiyanto digeser menjadi staf ahli Walikota. Hendi, sapaan karib walikota meyakinkan, bahwa proses pergantian ini bukan like and dislike atau suka atau tidak suka. Tapi proses yang mengalir sesuai dinamika yang terjadi di lingkungan pemerintah kota.

‘’Pak Adi bulan Januari ini sudah 5 tahun menjadi Sekda. Pak Mardiyanto kesehatannya lagi sedang tidak fit. Jadi perlu rotasi secepat mungkin agar target EKTP tahun ini harus selesai,’’ kata Hendi dalam pengambilan sumpah yang juga dihadiri Wakil Walikota Hevearita G Rahayu dan para pejabat kepala SKPD serta Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi.

Hendi juga mengatakan pergantian sekda ini tidak ada istilah turun jabatan, karena posisi Adi Trihaanto sebagai kepala dinas eselonnya tetap sama yaitu sebagai pejabat pratama atau eselon II. Bahkan, Adi ditempatkan sebagai kepala Dispendukcapil karena dinilai orang yang terbaik di pemkot saat ini untuk mengisi posisi jabatan tersebut.

‘’Survei bulan Oktober 2017 Dispendukcapil prestasinya terburuk, kedua RSUD. Survei di Desember Dispendukcapil arahnya semakin buruk dari 26,22% menjadi 54% yang tidak suka kepada pelayanan dispendukcapil. Karena itu pemkot memutuskan untuk menempatkan orang yang terbaik yaitu Pak Sekda di Dispendukcapil,’’ terangnya.

Hendi menegaskan, urusan data kependudukan merupakan hal yang sangat fundamental, jika data kacau maka dipastikan tidak akan bisa melakukan percepatan-percepatan pembangunan. Sehingga dia bersama wakilnya Mbak Ita, sapaan karib Hevearita G Rahayu memutuskan untuk menempatkan Sekda Adi Trihananti sebagai kepala Dispendukcapil.

‘’Saya sampaikan data kependudukan ini sangat penting, makanya ini diambil alih oleh Kemendagri, jadi nanti Pak Adi lebih banyak bertanggungjawab ke Kemendagri lewat saya, bisa membantu soal kependudukan,’’ tambahnya.

Sementara kepada Mardiyanto, Hendi meminta sebagai staf ahli dapat memberikan masukan-masukan yang tetap kreatif kepada dirinya. Serta dengan menjadi sfat ahli harapannya akan dapat memiliki waktu yang lebih longgar untuk perawatan kesehatannya. (duh)